Pemkab Tetap Jalankan Program Beasiswa Berau Cerdas di Tengah Tekanan Efisiensi Anggaran

diterbitkan: Senin, 18 Mei 2026 09:04 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyerahkan Beasiswa Berau Cerdas secara simbolis kepada penerima pada 2025 lalu (IST)

NUSANTARA TERKINI – Pemkab Berau memastikan program Beasiswa Berau Cerdas akan tetap terlaksana pada tahun 2026 ini. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan, program tersebut tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meski kondisi fiskal sedang mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran.

Hal ini dilakukan karena Pemkab Berau menyadari bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu program yang paling dinanti oleh warga Bumi Batiwakkal. Hal ini terbukti dari data Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Berau yang mencatat jumlah pendaftar mencapai 2.481 orang.

Baca juga  Kabupaten Berau Terus Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Optimalisasi PAD

“Karena itu, program Beasiswa Berau Cerdas tetap akan kita laksanakan sebaik-baiknya,” kata Sri Juniarsih Mas. 

Dia menerangkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini berdampak terhadap sejumlah program pemerintah, termasuk sektor pendidikan. Namun, ia memastikan penyesuaian anggaran bukan berarti program tersebut dibatalkan. “Tapi tetap melihat kemampuan anggaran yang ada,” terang dia lagi.

Menurutnya, keberlanjutan program itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga akses pendidikan masyarakat Berau. Ia menilai sektor pendidikan tetap harus mendapat perhatian meski ruang fiskal daerah terbatas.

Baca juga  Sambangi Kantor Telkom, Wabup Berau Minta Penguatan Jaringan Telekomunikasi hingga Pulau Terluar

Sri juga menegaskan seluruh janji politik yang disampaikan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan maksimal, termasuk program bantuan pendidikan. “Saya berupaya untuk memaksimalkan seluruh janji politik saya. Karena penanggung jawabnya adalah bupati,” tegasnya.

Program tersebut diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, MA hingga mahasiswa jenjang D2, D3, D4, dan S1. Pemerintah Kabupaten Berau tahun ini mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 juta per tahun untuk siswa SMA sederajat dan Rp4 juta per tahun bagi mahasiswa.

Baca juga  Terima Pengembalian Dana Kasus Tipikor, Bupati Sri Terima Kasih ke Kejari Berau

Total anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut mencapai lebih dari Rp3 miliar.

Namun, tidak semua peserta otomatis lolos seleksi administrasi. Hingga kini, pihaknya masih menemukan sejumlah peserta yang belum melengkapi dokumen persyaratan, seperti kartu keluarga, KTP, hingga dokumen pendukung lainnya.(adv)

Bagikan:
Berita Terkait