Bupati Berau Tekankan Peran ASN Sebagai Pelayan Masyarakat di Peringatan HUT ke-54 KORPRI

diterbitkan: Selasa, 2 Desember 2025 09:51 WITA
Pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-54 KORPRI di Berau.

TANJUNG REDEB – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Berau pada Selasa (2/12/2025) berlangsung khidmat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Berau, Sri Juniarsih membacakan sambutan dari Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh pada hari jadi yang mengangkat tema ‘Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI untuk Indonesia Maju’ ini.

“Tema ini mengingatkan kita semua, khususnya pada ASN (Aparatur Sipil Negara) agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, serta bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat dan memajukan negara,” kata Bupati Sri.

Oleh karena itu, Bupati Sri meminta kepada para ASN agar dapat memastikan pekerjaan dapat tuntas, bukan hanya karena tekanan waktu, tapi harus dilakukan dengan sepenuh hati. ASN yang merupakan perpanjangan tangan kebijakan pemerintah harus aktif turun ke masyarakat.

Baca juga  Pemkab Berau Komitmen Jaga Kualitas Kawasan Labuan Cermin, Tahun Ini Akan 'Disuntik' Rp2,5 Miliar

“Jangan membuat masyarakat kecewa,” tegasnya.

Lebih dari itu, Bupati Sri juga mengingatkan kepada ASN agar menjaga netralitas dan tidak masuk dalam ranah politik. Sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja ASN, ia memastikan nilai tambahan penghasilan pegawai (TPP) akan tetap dijaga.

“Ini bentuk apresiasi pemerintah. Jadi jangan mengecewakan pemerintah dengan menunjukkan kinerja yang kurang baik,” imbuhnya.

Ada delapan poin penting yang ditekankan kepada seluruh anggota KORPRI dalam amanat Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional. Pertama, memperkuat persatuan dan soliditas korps.

Kedua, menegakkan netralitas dan integritas. ASN harus berdiri di atas semua kepentingan politik, menjunjung etika jabatan, dan menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja trengginas, serta menjadi teladan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga  Laporkan Jalan Putus di Pilanjau ke Gubernur Kaltim, Bupati Berau: Ini Butuh Penanganan Serius

Ketiga, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi. Membangun budaya kerja yang unggul, berbasis merit, serta berorientasi hasil agar pelayanan publik semakin cepat, efisien, dan berkualitas.

Keempat, menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Menghindari segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi, kolusi, nepotisme, dan pungutan liar.

Kelima, seluruh ASN untuk siaga bencana. Saling berempati dan aktif membantu penanganan bencana yang terjadi saat ini, seperti banjir di Sumatera.

Keenam, fokus pada peningkatan pendapatan negara dan daerah (PND). Perbaikan tata kelola belanja harus menjadi perhatian agar efektif dan efisien. Anggota KORPRI diharapkan bisa bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen.

Baca juga  Komitmen Jalin Kolaborasi lewat Program BERLIAN, Bupati Sri Terima Penghargaan Paritrana Award 2025

Ketujuh, mengawal reformasi birokrasi. KORPRI harus berperan menuntaskan masalah kemiskinan, anak tidak sekolah, mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen, mendorong PND, dan mencegah kebocoran anggaran.

Kedelapan, menjaga nama baik KORPRI dan ASN. Menjadikan setiap langkah dan karya sebagai wujud pengabdian terbaik kepada bangsa.

“Poin penting ini harus menjadi pengingat agar kita bisa bekerja lebih profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada publik,” pesannya.

Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada ASN yang telah mengabdi 10-30 tahun, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun bagi puluhan ASN yang akan purna tugas pada tahun depan. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait