Prioritaskan Keselamatan Penumpang, Pemkab Dorong Penggunaan Armada Bermesin Ganda untuk Transportasi Laut

diterbitkan: Selasa, 2 Juni 2026 02:05 WITA
Penggunaan Speedboat bermesin ganda diusulkan untuk layani perjalanan menuju pulau-pulau yang jadi destinasi wisata di Berau (IST)

NUSANTARA TERKINI – Pemkab Berau terus mengoptimalkan standar keselamatan transportasi laut, khususnya yang melayani rute Tanjung Redeb menuju Pulau Maratua. Salah satunya dengan menggunakan armada bermesin ganda untuk mengangkut penumpang.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan teknis saat pelayaran di peraitan laut lepas. Selain itu, penggunaan armada bermesin ganda juga dilakukan untuk meningkatkan dukungan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan kepulauan. 

Baca juga  Wabup Gamalis Ajak Pemuda Berau Wujudkan Semangat Pahlawan Lewat Aksi Nyata

Wakil Bupati Berau, Gamalis menjelaskan, dari data yang dimilikinya terdapat 29 armada transportasi laut yang aktif melayani mobilitas penumpang dan distribusi logistik ke wilayah kepulauan, khususnya Pulau Maratua.

“Dari jumlah tersebut, 10 armada telah menggunakan dua mesin, sementara 19 armada lainnya masih mengandalkan satu mesin. Tapi kita upayakan supaya semuanya bisa menggunakan mesin ganda ke depannya,” kata Gamalis.

Menurut Gamalis, penggunaan mesin ganda menjadi kebutuhan yang perlu dipertimbangkan para pelaku usaha transportasi laut seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan menuju Maratua.

Baca juga  Pusdiklat Dimulai, Paskibra Berau 2025 Diarahkan Jadi Role Model untuk Generasi Muda

“Kalau memungkinkan, sebaiknya menggunakan dua mesin. Ini penting untuk meningkatkan faktor keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Rute Tanjung Redeb–Maratua memiliki tingkat tantangan yang berbeda dibandingkan jalur pelayaran pesisir karena melintasi laut lepas. Kondisi tersebut membuat aspek keselamatan menjadi perhatian utama, terutama ketika cuaca tidak bersahabat atau terjadi gangguan teknis di tengah perjalanan.

Baca juga  Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan Warga Tidak Mampu, Pemkab Berau Alokasikan Rp31 Miliar

Keberadaan mesin cadangan dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko kecelakaan maupun keterlambatan perjalanan. Jika salah satu mesin mengalami kerusakan, kapal masih dapat melanjutkan pelayaran atau bergerak menuju lokasi yang lebih aman dengan dukungan mesin lainnya.

“Kalau terjadi masalah pada mesin, setidaknya masih ada mesin yang satu lagi sebagai cadangan. Ini menyangkut keselamatan penumpang,” ungkapnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait