TANJUNG REDEB – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada upacara HUT ke-80 RI di Berau terus digembleng.
Tahapan persiapan yang dilakukan saat ini adalah mengikutkan 35 Paskibra Berau tersebut dalam pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat).
Bupati Berau, Sri Juniarsih melalui Asisten I Setkab Berau, Hendratno berpesan kepada para Paskibra yang akan bertugas tahun 2205 ini untuk dapat menjadi role model untuk meningkatkan jiwa patriotik generasi muda di Berau.
“Terima kasih kepada guru dan orang tua yang sudah membimbing anak-anak yang terpilih menjadi Paskibra ini,” kata Hendratno saat membuka Pusdiklat Paskibra Berau 2025 di Tanjung Redeb, Senin (4/8/2025).
Ia berpesan kepada para Paskibra Berau untuk berlatih dan belajar dengan baik untuk supaya bisa menjadi yang terbaik dan memberikan penampilan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Sebagai bentuk komitmen pembinaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan mengupayakan untuk memberikan kesempatan bagi para Paskibra agar bisa diberikan beasiswa.
Namun, dibutuhkan proses administrasi pemerintahan demi memastikan hal tersebut diberikan kepada para Paskibra pasca bertugas.
Koordinator Pusdiklat Paskibra 2025, Emy Lestari Mansur menyatakan, para Paskibra nantinya akan melalui masa karantina selama dua pekan ke depan.
Pusdiklat ditujukan untuk membentuk mental dan pengetahuan para Paskibra agar siap untuk mengemban amanah pada upacara bendera 17 Agustus nanti.
“Kami persiapkan para petugas ini sebagai calon pemimpin pada masa yang akan datang,” tuturnya.
Ia menambahkan, proses penjaringan telah berjalan sejak Januari 2025 dengan jumlah 225 peserta calon Paskibra.
Pada proses ini, peserta mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU) pada Maret 2025, hingga mengerucut menjadi 171 peserta.
Pada April 2025, peserta dikerucutkan lagi menjadi 62 orang setelah melalui tes kepribadian dan baris berbaris.
“Jadi proses ini ketat, karena kami ingin mencetak generasi emas mendatang,” pungkasnya. (*adv)





