Sempat Setop Terbang ke Kalimarau, AirAsia Kembali Hadirkan Tiket Kompetitif Surabaya-Berau PP

diterbitkan: Selasa, 30 Juni 2026 07:22 WITA
Maskapai Air Asia (Instagram/@flyairasia.id)

NUSANTARA TERKINI – Angin segar berembus bagi pengguna moda transportasi udara di Kabupaten Berau. Maskapai penerbangan berbiaya hemat (LCC), AirAsia, dipastikan akan kembali membuka layanan penerbangan komersial di Bandara Kalimarau setelah sempat menghentikan operasionalnya sementara waktu.

Sebelumnya, maskapai berlogo merah ini terpaksa menarik diri dan membekukan aktivitas penerbangannya ke Bumi Batiwakkal selama dua bulan, terhitung sejak 1 Mei 2026 lalu.

Keputusan pembekuan sementara tersebut diambil manajemen maskapai akibat kalkulasi internal terkait tingginya biaya operasional yang dinilai memberatkan performa finansial rute tersebut.

Kini, setelah merampungkan evaluasi strategi bisnis, AirAsia siap mengaktifkan kembali pelayanan reguler untuk rute penerbangan langsung (direct flight) Surabaya-Berau (PP). Penerbangan perdana pasca-hiatus tersebut dijadwalkan mulai mengudara pada Kamis, 2 Juli 2026 mendatang.

Baca juga  Telantar di Berau Tanpa Saudara, Masjid Ini Siap Beri Makan dan Tempat Tidur

Kembalinya Opsi Penerbangan Hemat bagi Masyarakat

Hadirnya kembali AirAsia di langit Berau memicu optimisme tinggi, terutama dalam mereduksi dominasi tarif tiket pesawat yang sempat dikeluhkan mahal oleh masyarakat lokal.

Melalui persaingan pasar yang sehat, masyarakat kini memiliki alternatif pilihan maskapai yang menawarkan tarif lebih kompetitif dan ramah di kantong untuk bepergian ke Pulau Jawa tanpa harus transit lama di kota lain.

Otoritas Bandara Kalimarau menyambut hangat kembalinya maskapai ini. Langkah reaktivasi rute ini dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat konektivitas transportasi udara di wilayah utara Kalimantan Timur.

Baca juga  Akses Jalur Udara Menurun, Berau Bidik Wisatawan Minat Khusus dan Komunitas Petualang

“Dengan konektivitas yang semakin baik, berbagai destinasi unggulan seperti Kepulauan Derawan, Maratua, Labuan Cermin, dan potensi wisata lainnya akan semakin mudah dijangkau oleh wisatawan domestik maupun mancanegara,” tulis akun resmi Instagram @bandarakalimarau dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Dorong Daya Saing Ekonomi dan Pariwisata Daerah

Kembalinya maskapai low-cost carrier ini diyakini tidak sekadar memberi keuntungan dari sisi harga tiket bagi penumpang. Akses langsung dari Surabaya menuju Berau diproyeksikan bakal memicu efek domino (multiplier effect) terhadap laju urat nadi perekonomian daerah.

Baca juga  Efek Diskon Pemerintah, Periode 14-20 Maret Tiket Pesawat dari Berau Ludes

Sektor perdagangan, arus investasi logistik, hingga gairah industri pariwisata bahari di Berau dipastikan akan ikut terkerek naik seiring meningkatnya volume kunjungan orang ke daerah ini.

Kemudahan akses transportasi udara berbiaya miring menjadi modal kuat bagi agen travel untuk menyusun paket wisata yang lebih terjangkau.

Manajemen dan Otoritas Bandara Kalimarau berharap kembalinya operasional AirAsia mampu mempererat sinergi lintas sektor, baik pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, maupun maskapai, demi menjamin kesinambungan penerbangan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

“Selamat datang kembali, AirAsia, di Bandara Kalimarau!” pungkas pernyataan resmi otoritas bandara.(*)

Bagikan:
Berita Terkait