Bupati Sri Lepas Kontingen Berau ke Penas Petani Nelayan XVII Gorontalo

diterbitkan: Rabu, 10 Juni 2026 03:46 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih secara simbolis melepas kontingen Berau untuk berangkat ke Penas XVII di Gorontalo (IST)

NUSANTARA TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih secara resmi melepas kontingan Berau untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Gorontalo di Ruang Pertemuan Sangalaki, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang digagas Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indonesia ini berlangsung selama enam hari pada 20-25 Juni 2026, dengan diikuti 53 petani dan nelayan dari Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Pada event akbar ini, seluruh petani dan nelayan dari Indonesia dipertemukan untuk berbagi inovasi di sektor industri pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.

“Kita berharap kontingen ini diberi kesehatan dan keselamatan selama mengikuti Penas Petani Nelayan ini,” kata Bupati Berau, Sri Juniarsih usai pelepasan kontingen itu.

Baca juga  Diduga Akibat Korsleting, Kontrakan Dua Pintu di Tanjung Redeb Nyaris Ludes Terbakar

Setidaknya, yang ikut di Penas ini tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga tersebut. Manfaatkan momentum ini sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka.

“Akan ada banyak petani dan nelayan yang berprestasi hadir di acara ini. Nah, inovasi dari mereka-mereka ini perlu kita pelajari,” tuturnya.

Tentunya, akan ada banyak kesempatan untuk meningkatkan kesiapan diri. Terlebih saat ini sudah zamannya teknologi, sehingga seperti petani bisa menghemat banyak tenaga, karena sudah tidak pakai cangkul lagi.

Baca juga  Dinas Perikanan Dorong Optimalisasi Budidaya Ikan Lewat Metode Keramba Jaring Apung

Petani Nelayan Sebagai Mitra Pemda

Terhadap hal ini, Bupati Sri berpesan agar setiap kelompok petani dan nelayan yang menghadiri agenda nasional ini dapat menjadi mitra pemerintah daerah (pemda).

Berau sebagai salah satu kabupaten di Kalimantan Timur (Kaltim) yang memiliki banyak kekayaan alam di darat maupun laut, tentunya dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal oleh petani dan nelayan.

“Potensi ini bisa kita maksimalkan pemanfaatannya,” kata Bupati Sri.

Kendati demikian, yang menjadi atensi saat ini adalah dibutuhkannya sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengelola potensi yang ada ini.

Baca juga  Nekat Jual Miras Saat Ramadan, Warung di Berau Digerebek Aparat Gabungan

Makanya diharapkan pasca Penas kali ini, diharapkan para peserta atau petani dan nelayan yang ikut dapat langsung melakukan praktik di lahan pertanian Berau saat mereka pulang.

Termasuk berbagi pengalaman yang didapatkan di Penas tersebut kepada petani dan nelayan lainnya. Karena, informasi sekecil apapun terkait industri pertanian dan perkebunan itu sangat dibutuhkan.

“Hal yang tak kalah pentingnya, peserta dari Berau juga harus memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi pariwisata Berau,” tuturnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait