Dinas Perikanan Dorong Optimalisasi Budidaya Ikan Lewat Metode Keramba Jaring Apung

diterbitkan: Selasa, 18 November 2025 11:49 WITA
Contoh pembudidayaan ikan dengan menggunakan sistem Keramba Jaring Apung (IST)

BERAU – Dalam upaya memaksimalkan dan mengoptimalkan potensi laut untuk pembangunan perekonomian warga Pesisir Berau, Dinas Perikanan (Diskan) Berau penerapan sistem Keramba Jaring Apung (KJA).

Dorongan untuk mengoptimalkan metode tersebut dilakukan lewat pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan untuk warga Kampung Batu Putih dan Talisayan. Kepala Bidang Budidaya Diskan Berau, Budiono menerangka bahwa Bimtek tersebut digelar untuk mengalihkan fokus dari penangkapan ikan (destructive fishing) ke budidaya yang berkelanjutan.

Baca juga  Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkab Berau Dukung Penerapan Teknologi Pertanian Modern

Selain itu, bimtek tersebut juga dilakukan untuk memberikan gambaran jelas terkait prospek dan potensi besar budidaya laut sistem KJA, dengan fokus komoditas unggulan yaitu kerapu.

“Kami melihat potensi budidaya yang sangat ideal untuk mengembangkan kerapu, lobster dan rumput laut. Karena laut di dua kampung tersebut sangat luas,” terang Budiono.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan masyarakat dari masing-masing kampung yang memiliki potensi produksi laut signifikan. Penggunaan KJA diyakininya akan memberikan pilihan ekonomi baru untuk masyarakat pesisir.

Baca juga  Belajar Pengembangan Ekonomi Kreatif dari Yogyakarta, Pemkab Baru Serius Bangun Ekosistem Pariwisata

Budiono menjelaskan, komoditas kerapu dipilih karena adanya potensi pasar yang kuat, waktu budidaya yang relatif singkat, dan harga jual yang relatif baik. Pemasaran kerapu ini pun terbilang unik dan menjanjikan, sebab dilakukan melalui perdagangan kapal Hongkong yang datang langsung secara periodik melalui perairan Batu Putih dan Maratua.

Untuk memastikan keberhasilan program ini, Dinas Perikanan juga menjalin kerja sama penyediaan benih dengan BBAP Situbondo. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada hasil tangkapan laut. (adv)

Baca juga  Wabup Gamalis Buka FOD 2025: Wadah untuk Tunjukkan Kemampuan dan Semangat Juang di Bidang Olahraga
Bagikan:
Berita Terkait