Bupati Berau: Digitalisasi Harus Jadi Jembatan Pendekat Pemerintah dan Masyarakat

diterbitkan: Kamis, 17 September 2026 03:10 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih.

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen untuk terus melakukan upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital.

Hal itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih dengan melihat pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Tapi, pemanfaatan sistem digitalisasi tersebut harus dipastikan dapat lebih mempermudah dan mempercepat layanan pemerintah secara merata hingga ke wilayah kampung.

“Kita terus melakukan penyesuaian. Tentunya, kita berharap digitalisasi harus jadi jembatan pendekat pemerintah dan masyarakat,” ujar Bupati Sri.

Artinya, digitalisasi tentunya bukan hanya bicara soal pemanfaatan aplikasi dan sejenisnya, tapi juga harus dipastikan dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada publik atau masyarakat.

Baca juga  Bukan Sekadar Wisata, Sri Juniarsih Bidik Potensi Karst Berau Jadi Magnet Peneliti Internasional

“Kita tidak mau teknologi ini hanya dimanfaatkan sebatas sebagai sistem, tapi harus bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan dari pemerintahan,” kata Bupati Sri.

Bagi Pemkab Berau, pemanfaatan digitalisasi sangat penting. Apalagi dengan kondisi geografis daerah yang memiliki wilayah cukup luas dengan total sebaran di 13 kecamatan. Dengan sistem digital, diharapkan masyarakat tidak harus datang ke pusat pemerintahan untuk berurusan.

Baca juga  Pemkab Berau Jelaskan Ketentuan 10 Persen Pajak Barang dan Jasa Tertentu

Kendati demikian, akses layanan internet serta infrastruktur pendukung untuk sistem teknologi ini juga patut menjadi perhatian bersama, termasuk penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur serta masyarakat untuk memanfaatkan teknologi.

“Janan sampai di tengah kita mendorong pemanfaatan digital, tapi masyarakat yang justru tertinggal akibat dampak dari keterbatasan akses internet di daerahnya,” tegas Bupati Sri.

Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan juga menjadi perhatian, salah satunya soal integrasi data yang akurat dan valid agar saat pemerintah ingin melakukan program pembangunan atau pengalokasian anggaran bisa tepat sasaran.

Baca juga  Dokumen IAD 98 Ribu Hektare Perhutanan Sosial Difinalisasi, Sekkab Said Harap Ada Dampak Positif ke Masyarakat

Karena, dengan data yang valid, kebutuhan riil masyarakat pasti akan terlihat. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan sistem digitalisasi itu tidak hanya diukur dari berapa banyak aplikasi yang digunakan, tapi juga sejauh mana kebermanfaatannya terhadap masyarakat.

“Harapannya, sistem birokrasi di lingkungan pemerintahan dapat terus dibenahi lewat penerapan sistem digital ini. Apa yang dilakukan Pemkab Berau kita harapkan dapat menjadi jawaban bagi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait