Dukung Digitalisasi Bansos, Pemkab Berau Dorong Aktivasi IKD

diterbitkan: Selasa, 6 Oktober 2026 05:04 WITA
Foto: Ilustrsi AI

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan dukungan penuh terhadap digitalisasi bantuan sosial (bansos).

Hal ini ditunjukkan dengan mendorong masyarakat, utamanya para penerima bansos untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dorongan terhadap aktivasi IKD ini dinilai penting karena verifikasi dan validasi data perlindungan sosial (perlinsos) tahun ini sudah akan dilakukan menggunakan IKD.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau, David Pamuji mengatakan bahwa Berau diproyeksikan akan menjadi pilot project Perlinsos dengan menggunakan IKD tahun ini.

Baca juga  Sektor UMKM Terus Melejit, DPMPTSP Berau Sebut Tiga Ribu NIB Terbit Hingga Akhir November

“Digitalisasi bansos ini dilakukan untuk memastikan bahwa data penerima bantuan betul-betul sesuai. Dengan digitalisasi ini, proses verifikasi juga akan jadi lebih cepat,” kata David.

Ini merupakan upaya ‘jemput bola’ yang dilakukan Pemkab Berau agar pada saatnya nanti masyarakat sudah tidak terburu-buru, karena ke depan seluruh penerima bansos sudah menggunakan IKD dalam proses validasi datanya.

Baca juga  Perkuat Ekonomi Peternak, Pemkab Berau Salurkan Bantuan Bibit Sapi ke Lima Kampung

“Dengan melakukan aktivasi IKD sejak awal, kita harapkan saat nanti digitalisasi bansos sudah diterapkan secara penuh, sudah tidak ada kendala lagi bagi penerima bansos di Berau,” tuturnya.

Adapun aktivasi IKD dilakukan menggunakan handphone masing-masing. Dalam aplikasi IKD tersebut, berbagai dokumen kependudukan pribadi maupun keluarga sudah ada semua.

Selain untuk kepentingan bansos, aktivasi IKD ini juga memang menjadi target pemerintah pusat untuk seluruh daerah di Indonesia. Untuk di Berau, aktivasi IKD akan terus dijalankan hingga ke seluruh wilayah d tingkat kampung.

Baca juga  Pemkab Berau Maksimalkan Sektor Perikanan untuk Optimalisasi Program Pemenuhan Pangan Bergizi

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya penerima bansos untuk segera melakukan aktivasi IKD, jangan sampai saat nanti sudah dilakukan tahapannya oleh Kementerian Sosial, masyarakat yang menjadi penerima bansos itu justru belum siap,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait