Antisipasi Banjir di Berau, DPRD Dukung Pengadaan Alat Deteksi Kedalaman Sungai

diterbitkan: Kamis, 26 Juni 2025 06:02 WITA
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi

BERAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau berencana melakukan pengadaan alat pendeteksi kedalaman sungai. Dijelaskan bahwa alat tersebut diharapkan mampu menjadi alarm untuk mengantisipasi potensi musibah banjir yang bisa terjadi di Bumi Batiwakkal.

Rencana tersebut pun mendapat dukungan dari Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi. Menurutnya, program yang diinisiasi BPBD Berau tersebut perlu diapresiasi dan sudah sewajarnya mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Baca juga  PHK Massal di PT LMM Berau, DPRD Desak Perusahaan Tetap Penuhi Hak Pekerja

“Ini wujud kalau pemerintah aktif memikirkan rakyatnya. Karena belakangan ini banjir yang terjadi sepertinya dampaknya kian meluas. Semakin banyak wilayah yang harus tergenang air,” terang Frans.

Menurutnya, dengan adanya alat pendeteksi kedalaman sungai, penyebab banjir bisa diketahui dengan lebih akurat. Dia menegaskan, bahwa pihaknya akan memberikan dukungan anggaran jika pengadaan yang dilakukabn bisa memberikan manfaat bagi warga.

Frans mengatakan, sejauh ini Kabupaten Berau memiliki anggaran yang cenderung lebih besar dibanding kabupaten lain di Kaltim. Karenanya, Frans mendorong agar program yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung.

Baca juga  Jumlah Penyuluh Pertanian Dianggap Kurang, DPRD Harap Segera Teratasi

“Kami sudah menyurati seluruh OPD mitra Komisi I untuk memprioritaskan program yang berdampak langsung ke masyarakat. Jangan sampai anggaran besar hanya habis untuk kegiatan yang tidak menyentuh kebutuhan mendesak warga,” tegasnya.

Dia menegaskan, alat pendeteksi kedalaman sungai dan sejumlah teknologi lain yang bertindak sebagai alarm kebencanaan memang sudah saatnya dimiliki Kabupaten Berau. Sehingga dengan demikian, jika terjadi musibah, pemerintah sudah bisa melakukan mitigasi agar dampak yang dirasakan tidak terlalu besar.

Baca juga  Muncul Usulan Perubahan Nama Bandara Kalimarau, Ini Respons Ketua Komisi II DPRD Berau

“Kalau kita berhasil mitigasi, dampaknya bisa diminimalisir. Karena yang namanya musibah, apalagi bencana alam kita tidak pernah tahu kapan datangnya, jadi yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir dampaknya,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait