Demonstrasi di Gedung DPR Jakarta, Ribuan Personel Disiapkan untuk Penjagaan

diterbitkan: Senin, 25 Agustus 2025 02:36 WITA
Barisan aparat kepolisian yang siap mengamankan aksi demontrasi di Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025)--(IST)

JAKARTA – Sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung MPR/DPR RI, Jakarta, hari ini. Lalu lintas (lalin) Jalan Gatot Subroto arah Slipi ditutup.

Melansir dari Detik.com, Senin (25/8/2025) pukul 11.45 WIB, terlihat dari dalam gedung DPR, massa melempari botol. Kemudian sejumlah massa sudah memadati Jalan Gatot Subroto depan gedung DPR.

Tampak massa meliputi dari warga juga ojek online (ojol). Beberapa pelajar dengan baju kaus bawahan celana abu-abu seragam SMA juga turut demo di lokasi.

Baca juga  Kuartal Pertama 2025, Sri Mulyani Ungkap APBN Tekor Rp104 Triliun

Terlihat pihak kepolisian juga sudah berada di berbagai titik gedung DPR. Lalin Jalan Gatsu arah Slipi ditutup. Kendaraan dialihkan melintas di Jalan Pemuda.

Sebanyak 1.250 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi. “Personel pengamanan 1.250,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Senin (25/8/2025).

Pihak kepolisian mengimbau agar seluruh peserta aksi menjaga ketertiban. Susatyo meminta peserta aksi tidak melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, seperti membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup akses lalu lintas.

Baca juga  123 Desa di Kaltara Belum Berlistrik, Wagub Ingkong: Kita Terus Cari Alternatif

“Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban. Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif,” tuturnya.

Susatyo menyebut rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Masyarakat diimbau untuk menghindari area gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung untuk menghindari kemacetan.

“Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,” kata Susatyo.

Baca juga  Polda Kaltara dan Polis Diraja Malaysia Bertemu, Ini yang Dibahas

Susatyo mengatakan pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif, tanpa melibatkan penggunaan senjata api. Dia mengatakan pihaknya akan mengamankan jalannya aksi.

“Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik,” ujarnya.

Bagikan:
Berita Terkait