Festival Budaya Lesung Osap, Potret Gotong Royong Suku Dayak Kenyah Rawat Tradisi Leluhur

diterbitkan: Kamis, 21 Mei 2026 05:34 WITA
Festival Budaya Lesung Osap di Kampung Bena Baru.
Festival Budaya Lesung Osap di Kampung Bena Baru.

NUSANTARA TERKINI – Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, kembali bergelora dengan menggelar perhelatan akbar Festival Budaya Lesung Osap 2026.

Agenda sakral yang menjadi event tahunan ini dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Berau, Hendratno, Kamis (21/5/2026).

Pesta budaya yang selalu dinantikan oleh para pemburu takar wisata tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai 21-23 Mei 2026.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan langsung diisi dengan prosesi upacara pembukaan formal, eksibisi olahraga tradisional, serta parade pertunjukan seni budaya.

Memasuki hari kedua, atmosfer kemeriahan akan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan olahraga tradisional dan panggung pentas seni lintas generasi.

Festival Budaya Lesung Osap di Kampung Bena Baru.
Festival Budaya Lesung Osap di Kampung Bena Baru.

Sementara pada hari pamungkas, fokus kegiatan akan dipusatkan pada ritual agung syukuran pascapanen sekaligus upacara penutupan resmi Festival Lesung Osap.

Baca juga  Pemkab Berau Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung

Satu di antara sajian performa utama yang paling memukau pandangan mata pada sesi pembukaan festival adalah suguhan tarian kolosal.

Karya koreografi megah ini secara visual menggambarkan dinamika perjalanan kehidupan masyarakat suku Dayak Kenyah dalam bercocok tanam padi harian.

Alur cerita tarian mengalir runtut mulai dari fase membuka lahan, menanam benih, merawat tanaman, hingga momen panen raya yang ditutup ungkapan rasa syukur.

Rangkaian tarian magis tersebut dibuka Kancet Ajai yang memproyeksikan kobaran semangat membara dalam membuka lahan baru dan etos kerja keras.

Berlanjut pada tarian Ledek yang mengisahkan proses pembersihan lahan dari semak belukar, serta tarian Nogan yang menceritakan tradisi menugal atau menanam padi secara gotong royong.

Selanjutnya, suasana riang gembira terekam jelas dalam tarian Majau yang menggambarkan atmosfer panen padi penuh rasa kebersamaan.

Baca juga  Pemkab Berau Minta Perbankan Mudahkan Akses Permodalan untuk Pelaku UMKM

Keindahan tarian Datun hadir sebagai simbolisasi sakral rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi.

Kemudian disusul aksi Mejung Lesung berupa visualisasi aktivitas mengangkat lesung kayu berukuran besar. 

Seluruh rangkaian konfigurasi seni ini ditutup apik dengan tarian Mecaq Ontad yang memperlihatkan tradisi menumbuk padi massal di dalam lesung tradisional.

Festival Lesung Osap sendiri sejatinya merupakan sebuah pranata tradisi kuno yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang warga Kampung Bena Baru.

Ritual ini memegang esensi penting sebagai bentuk perwujudan ucapan terima kasih kepada Sang Pencipta atas kelimpahan hasil sektor pertanian yang diperoleh saban tahun.

Dalam sambutannya, Hendratno memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap lapisan masyarakat serta pemangku tokoh adat yang konsisten merawat warisan budaya ini.

Baca juga  Berduka Atas Wafatnya Try Sutrisno, Pemkab Berau Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Menurutnya, aktivitas kebudayaan berbasis kearifan lokal seperti Lesung Osap tidak sekadar menjaga ingatan kolektif pada tradisi leluhur.

Namun juga bertransformasi menjadi magnet daya tarik wisata budaya di Berau.

“Budaya seperti ini harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain menjadi identitas masyarakat, kegiatan ini juga memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata daerah,” ujar Hendratno.

Hendratno menegaskan, Kampung Bena Baru memiliki posisi geopolitik kebudayaan yang sangat penting lantaran berstatus sebagai salah satu pusat pemukiman komunitas Dayak terbesar di Berau.

Keteguhan sikap warga lokal yang tetap kokoh mempertahankan hukum adat dan orisinalitas budaya di tengah gempuran modernisasi patut menjadi contoh kelestarian ekosistem daerah. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait