Geliat Danau Tapal Kuda, Lomba Memancing Rakyat Siap Hidupkan Kembali Wisata Tumbit Melayu

diterbitkan: Selasa, 7 April 2026 09:51 WITA
Flyer lomba memancing di Danau Tapal Kuda, Kampung Tumbit Melayu, 26 April 2026 mendatang.
Flyer lomba memancing di Danau Tapal Kuda, Kampung Tumbit Melayu, 26 April 2026 mendatang.

NUSANTARA TERKINI — Upaya menghidupkan kembali gairah wisata di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, terus digalakkan secara intensif.

Sebuah kolaborasi apik antara Karang Taruna, Pokdarwis, dan Disbudpar Berau kini tengah dipersiapkan dengan matang.

Mereka akan menggelar ajang lomba memancing yang dipusatkan di objek wisata Danau Tapal Kuda.

Agenda menarik ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4/2026) mulai pukul 09.00 hingga selesai.

Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menjelaskan, kegiatan ini merupakan inisiatif murni dari masyarakat lokal.

Tujuannya adalah mengangkat kembali potensi wisata danau yang sempat meredup dalam dua tahun terakhir.

“Sebagai upaya menghidupkan kembali daya tarik wisata Danau Tapal Kuda yang sempat menurun pasca bencana banjir,” ujar Samsiah.

Baca juga  Sambut Lonjakan Wisatawan, Disbudpar Berau Perketat Standar Keselamatan dan Fasilitas di Destinasi Unggulan

Pemilihan lomba memancing sebagai daya tarik utama tentu bukan tanpa alasan yang kuat.

Danau Tapal Kuda dikenal memiliki ketersediaan jenis ikan yang sangat melimpah bagi para penghobi. 

Wisatawan bisa menemukan ikan nila, gabus, seluang, hingga udang segar di kawasan perairan ini.

Panitia menetapkan biaya pendaftaran yang sangat terjangkau guna menarik partisipasi masyarakat secara luas.

Hanya dengan membayar Rp20.000, setiap peserta sudah berhak mendapatkan kupon minuman dari pihak penyelenggara.

Harga merakyat ini diharapkan mampu mengumpulkan para pemancing dari berbagai penjuru Kabupaten Berau.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menarik partisipasi luas dari komunitas pemancing sekaligus wisatawan,” harap Samsiah.

Baca juga  Bupati Sri Dorong UMKM Berinovasi Kreasikan Kuliner Khas Berau

Lomba ini juga dirancang sebagai strategi promosi berbasis partisipatif melalui kekuatan media sosial.

Para peserta diajak mendokumentasikan keseruan acara dan mengunggahnya agar menjadi promosi organik yang efektif.

Langkah ini diyakini mampu memperkenalkan kembali pesona Danau Tapal Kuda kepada khalayak yang lebih luas.

Kenyamanan pengunjung di lokasi lomba dipastikan terjamin dengan ketersediaan berbagai fasilitas pendukung yang lengkap.

Terdapat mushola terapung, galeri UMKM, hingga rumah makan terapung untuk memanjakan lidah para wisatawan.

Fasilitas toilet dan landmark kawasan juga telah disiapkan melalui sinergi anggaran pemerintah daerah dan kampung.

“Pengembangan fasilitas ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah serta dukungan anggaran pemerintah kampung,” jelas Samsiah.

Baca juga  Siskamling Diaktifkan, Bupati Sri: Berau Aman, Investor Datang

Melalui kesuksesan acara ini, angka kunjungan wisatawan ke Tumbit Melayu diharapkan dapat meningkat kembali.

Pemerintah daerah memproyeksikan kegiatan ini untuk menjadi agenda tetap dalam kalender pariwisata daerah.

Hal ini diharapkan mampu mendongkrak sektor ekonomi kreatif bagi masyarakat yang tinggal di sekitar danau.

Sinergi berkelanjutan antara komunitas lokal dan pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan pengembangan destinasi ini. 

Danau Tapal Kuda kini siap menyambut kembali para pelancong dengan wajah baru yang lebih menarik. 

Potensi alam yang asri tetap menjadi jualan utama untuk menarik minat kunjungan wisatawan domestik.

“Serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan dalam kalender event pariwisata daerah,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait