NUSANTARA TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau resmi mengoperasikan layanan petugas khusus atau frontliner di Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb.
Langkah strategis ini diambil guna mendampingi para wisatawan dan penumpang speedboat yang mulai memadati dermaga sejak Senin (16/3/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WITA.
Peningkatan mobilitas penumpang ini didominasi oleh warga yang hendak pulang kampung serta pelancong yang ingin mengisi waktu libur ke berbagai destinasi unggulan, seperti Pulau Maratua.
Menanggapi kondisi tersebut, Disbudpar hadir untuk memastikan setiap pengunjung mendapatkan pelayanan yang ramah, informatif, dan edukatif selama berada di kawasan dermaga.
Operator Layanan Operasional Disbudpar Berau, Panji, menjelaskan, kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk memberikan kepastian bagi penumpang agar tidak salah dalam memilih armada speedboat maupun tujuan wisata mereka.
Selain bantuan teknis perjalanan, petugas juga siap membantu wisatawan mencari fasilitas pendukung, seperti rekomendasi tempat makan yang tetap beroperasi di siang hari selama bulan Ramadan.
“Kami membantu memberikan informasi kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Misalnya jika mereka kebingungan mencari tempat makan, ingin mengetahui destinasi berikutnya yang bisa dikunjungi atau cara memesan tiket perjalanan,” jelas Panji.
Dalam menjalankan tugasnya, personel Disbudpar bersinergi erat dengan para Duta Wisata Berau.
Kolaborasi ini memungkinkan pemberian informasi yang lebih mendalam, mulai dari rincian objek wisata di seluruh pelosok Berau hingga rekomendasi oleh-oleh khas daerah yang paling diminati oleh pengunjung.
“Biasanya yang berjaga di bagian informasi adalah Duta Wisata. Sekarang kami juga menambah personel dari Disbudpar untuk membantu pelayanan informasi kepada wisatawan,” tambahnya.
Layanan khusus ini direncanakan akan berlangsung hingga lima hari setelah Hari Raya Idulfitri (H+5).
Dengan sistem penjagaan bergilir yang melibatkan dua petugas setiap hari, program ini menjadi inovasi baru bagi Disbudpar dalam memperkuat pelayanan informasi secara langsung kepada publik.
“Ini merupakan tahun pertama kami menyiapkan layanan frontliner seperti ini, karena sebelumnya sudah didukung oleh Dinas Perhubungan,” ungkap Panji.
Ia juga memastikan, operasional layanan tidak akan terputus meskipun saat hari H Lebaran.
Dengan melibatkan staf non-Muslim untuk berjaga, Disbudpar menjamin wisatawan yang berkunjung ke Berau saat hari raya tetap akan mendapatkan pelayanan dan bantuan yang maksimal. (Adv)





