TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan apel perdana Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi ‘Lilin Kayan 2025’ di Mapolda Kaltara pada Sabtu (20/12/2025).
Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel Polda Kaltara yang terlibat dalam Surat Perintah Operasi Lilin Kayan 2025.
Bertindak sebagai pimpinan apel, yakni Dirsamapta Polda Kaltara, Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya. Dalam operasi ini, Kombes Pol Andreas selaku Kasatgasopsda.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pelaksanaan operasi kali ini memiliki tantangan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Hal tersebut didasari oleh informasi dari BMKG mengenai adanya tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.
Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada November 2025 hingga Februari 2026. Hal ini berpotensi menimbulkan bencana alam.
“Selain melaksanakan pengamanan Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru) serta pelayanan arus mudik, seluruh personel juga dituntut untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman potensi bencana alam,” kata Kombes Pol Andreas.
Harapannya, dari Operasi Lilin Kayan 2025 ini, satgas maupun sub satgas dapat berinovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
Dengan digelarnya apel perdana ini, Polda Kaltara menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Nataru di wilayah provinsi perbatasan ini.
Kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam menjadi perhatian utama, seiring dengan tugas pokok pengamanan arus mudik dan kegiatan masyarakat.
Operasi Lilin Kayan 2025 diharapkan dapat berjalan lancar, aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Kaltara. (**)






