NUSANTARA TERKINI – Pemkab Berau mengintgatkan pentingnya peran promosi pariwisata untuk mengoptimalkan pengembangan sektor pariwisata daerah. Wakil Bupati Berau, Gamalis menerangkan, salah satu yang bisa menarik minat wisatawan adalah kegiatan tahunan yang rutin dilakukan.
Sayangnya, menurut Gamalis, kerap terjadi perubahan waktu pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut. Sehingga memberikan efek domino pada promosi, investasi dan perkembangan sektor pariwisata itu sendiri.
“Kalau jadwalnya berubah-ubah terus, bergeser hingag rentang waktu bulanan pasti memberikan gangguan dalam upaya promosi. Jadi sebisa mungkin, harus ditetapkan dan konsisten setiap tahunnya,” tegas Gamalis.
Dia menyebutkan beberapa agenda tahunan yang dianggap pamungkas dalam menarik kedatangan wisatawan. Seperti, Maratua Jazz & Dive Fiesta, lomba dayung tradisional, hingga berbagai festival budaya daerah yang menurutnya sudah harus ditetapkan menjadi kegiatan rutin tahunan.
“Kita buat kalender pariwisata, dengan catatan harus konsisten. Tahun selanjutnya, tidak boleh berubah terlalu jauh waktu pelaksanaannya. Misalnya, tahun ini dilaksanakan pada bulan November, maka tahun depan wajib di November lagi,” lanjut dia.
Wisatawan, khususnya dari luar negeri, membutuhkan kepastian waktu sejak jauh hari agar dapat menyusun rencana perjalanan secara matang, termasuk pemesanan transportasi dan akomodasi. Selain berdampak pada wisatawan, ketidakkonsistenan agenda juga dinilai memengaruhi minat pelaku usaha dan investor di sektor pariwisata.
Dunia usaha, kata dia, cenderung memilih destinasi yang memiliki kalender kegiatan jelas karena berkaitan dengan proyeksi kunjungan dan peluang ekonomi. Dengan adanya kalender wisata yang terstruktur, Pemkab Berau berharap promosi dapat dilakukan lebih luas dan terjadwal melalui berbagai kanal, termasuk kerja sama dengan agen perjalanan dan promosi digital. (adv)





