Perkuat Budidaya Kakao, 8 Kelompok Tani di Berau ‘Disuntik’ 200 Ribu Bibit

diterbitkan: Sabtu, 3 Oktober 2026 09:45 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih meninjau bantuan bibit kakao. (Foto: Pemkab Berau)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong pengembangan komoditas kakao yang memiliki prospek besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penyaluran bantuan bibit kakao kepada kelompok tani di sejumlah kampung sentra produksi.

Melalui Dinas Perkebunan (Disbun), Pemkab Berau secara bertahap menyiapkan sebanyak 200 ribu bibit kakao yang akan diberikan kepada 8 kelompok tani yang berada di enam kampung. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan areal budidaya seluas 200 hektare.

Bupati Berau, Sri Juniarsih turut memastikan kesiapan bantuan tersebut dengan meninjau langsung persemaian bibit kakao di UPT Pertanian Kecamatan Sambaliung pada Sabtu (3/10/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi bibit sekaligus memastikan kualitas tanaman sebelum didistribusikan kepada para petani.

Bupati Sri juga ingin memastikan proses penyaluran berjalan sesuai dengan kesiapan lahan yang telah dipersiapkan kelompok tani.

Baca juga  Jamin Keselamatan Pengguna, Dermaga Sidayang Tanjung Batu Direhab

“Ini upaya kami yang langsung mengusulkan kepada Kementerian Pertanian dan alhamdulillah bantuan untuk 200 hektare ini telah siap disalurkan,” kata Bupati Sri.

Bantuan dari Kementerian Pertanian itu sebelumnya diusulkan Bupati Berau kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman melalui forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Menurut Bupati Sri, pengembangan kakao menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau memperkuat komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi sekaligus pasar yang luas.

Kakao Berau sendiri telah menunjukkan kualitas yang mampu bersaing hingga pasar internasional.

Karena itu, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat semakin mendorong minat masyarakat untuk mengembangkan perkebunan kakao secara berkelanjutan.

“Kita berharap petani benar-benar memanfaatkan bantuan ini dan melakukan budidaya dengan baik,” katanya.

Baca juga  Bupati: "Pariwisata Itu Harus Bersih"

Dengan begitu, lanjut Bupati Sri, hasil panen yang diperoleh juga semakin baik dan pada akhirnya dapat meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Bupati Sri menilai kondisi lahan di Berau cukup mendukung pengembangan tanaman kakao. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar produksi kakao daerah semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar, baik nasional maupun internasional.

Pemkab Berau juga memastikan bantuan bibit tidak berhenti pada proses distribusi. Pendampingan akan terus dilakukan melalui perangkat daerah terkait bersama tenaga penyuluh pertanian.

Pendampingan tersebut mencakup pembinaan budidaya hingga pengembangan areal tanam.

Pemkab Berau juga akan kembali mengusulkan dukungan berupa pupuk maupun tambahan bibit untuk memperluas perkebunan kakao masyarakat.

“Kita akan terus memberikan pendampingan, termasuk mengusulkan bantuan pupuk dan tambahan bibit untuk perluasan areal tanam,” tegasnya.

Baca juga  Utusan Khusus Seychelles Apresiasi Langkah Pemkab Berau dalam Penerapan Tambak Udang Organik

Usai meninjau persemaian di Sambaliung, Bupati Sri pun melanjutkan kunjungan ke salah satu perkebunan kakao di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur.

Di situ, Bupati Sri melihat langsung pengembangan kakao masyarakat yang telah menghasilkan biji cokelat melalui proses fermentasi. Produk tersebut bahkan telah berhasil dipasarkan hingga ke sejumlah negara.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kakao tidak hanya berpotensi sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mampu menembus pasar global.

“Harapannya pengembangan kakao dari hulu hingga hilir dapat terus diperkuat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dari peningkatan produksi, tapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat petani,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait