NUSANTARA TERKINI – Penguatan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau saat ini.
Salah satunya di sektor peternakan. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Pemkab Berau menyalurkan bantuan bibir sapi sebanyak 90 ekor ke kelompok peternak di lima kampung Teluk Sumbang, Biatan Ilir, Tasuk, Limunjan, dan Gunung Tabur.
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini mengatakan, dengan bantuan yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini, para peternak diharapkan dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
“Harapan kita bantuan yang diberikan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih serius dalam mengembangkan usaha peternakannya,” kata Lita.
Tak hanya setop sampai penyaluran, pendampingan terhadap penerima bantuan ini dipastikan akan terus dilakukan, mulai dari pemantauan kondisi ternak, hingga pemberian edukasi kepada peternak soal tata cara beternak yang baik dan benar.
“Kita terus melakukan pendampingan, supaya ketika ada persoalan terhadap hewan ternak, bisa langsung segera ditangani,” tuturnya.
Teknis Penyaluran Bantuan
Lita mengatakan, penyaluran bantuan tidak dilakukan secara serta merta, melainkan dilakukan melalui proses seleksi sebagaimana yang sudah ditentukan.
Ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi oleh kelompok peternak untuk bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah ini, di antaranya harus memiliki pengalaman dalam mengelola ternak.
“Kelompok peternak ini mengajukan proposal untuk kita lakukan verifikasi. Jadi hasil dari verifikasi itu yang kemudian menjadi dasar kita untuk memberikan bantuan,” ungkapnya.
Harapannya, bantuan bibit sapi dari pemerintah daerah ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan agar populasi ternak semakin tumbuh untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau. (*/adv)





