UMKM Center Diharap Bisa jadi Solusi Atasi PKL yang Berjualan di Tepi Jalan

diterbitkan: Kamis, 27 November 2025 03:57 WITA
Kawasan yang rencananya menjadi lokasi pembangunan UMKM Centre (IST)

BERAU – Pemkab Berau terus melakukan berbagai cara untuk melakukan penataan kota, termasuk menata keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan PKL merupakan pelaku UMKM yang biar bagaimana pun juga perlu diberi wadah dan dukungan untuk mendorong perekonomian masyarakat.

Karena itu, ia menyebut pemerintah saat ini tengah melakukan pendataan bagi para PKL yang masih memanfaatkan trotoar atau tepi jalan sebagai tempat mereka berjualan. Menurutnya data diperlukan untuk menetapkan solusi yang tepat sasaran.

Baca juga  Apresiasi Program GratisPol dan JosPol Pemprov Kaltim, Bupati Berau: Bukti Kepedulian Nyata

“Meskipun mereka itu UMKM, tapi kita tidak mau mereka berdagang di lokasi-lokasi yang tidak semestinya. Maka dari itu, kita lakukan pendataan, supaya kita bisa tentukan bagaimana solusi ke depannya,” kata Bupati.

Bupati menerangkan, Pemkab Berau sudah menyiapkan sebuah kawasan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Di kawasan tersebut, Pemkab Berau berencana untuk membangun UMKM Center.

Baca juga  Lewat Bupati Cup 2025, Wabup Berau Ingin Prestasi Sepak Bola Bumi Batiwakkal Kembali Berjaya

Sri Juniarsih menjelaskan, jika pembangunan dilakukan sesuai rencana, lokasi tersebut akan difungsikan pada 2027 mendatang. Sehingga wadah tersebut, nantinya bisa dijadikan sebagai lokasi strategis untuk generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif di Berau.

“Kita menginginkan agar kawasan perkotaan tidak terlihat semrawut dan terkesan kumuh, akibat penggunaan fasilitas pemerintah yang tak sesuai fungsinya,” jelasnya.

Baca juga  Dedy Okto Minta Penggunaan Batik Lokal Berau bagi ASN Dioptimalkan

UMKM Center itu digadang-gadang akan menerapkan prinsip sapta pesona, khususnya terkait ketertiban, keamanan dan kebersihan.

Dirinya menekankan, agar instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Satpol PP dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan dapat mengawal jalannya program tersebut dengan tetap memberikan imbauan yang humanis bagi seluruh pedagang kaki lima. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait