Perkuat SDM dan Tata Kelola BUMK, Pemkab Berau Gandeng UMB

diterbitkan: Jumat, 17 Juli 2026 10:38 WITA
Sekkab Berau, Muhammad Said saat menghadiri penguatan BUMK dan SDM Berau di Ballroom SM Tower. (Foto: Prokopim Berau)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta tata kelola Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di wilayah Berau.

Salah satunya melalui kegiatan penguatan BUMK dan SDM Berau yang dibuka Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said di Ballroom SM Tower, Kamis (16/7/2026). Kegiatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) ini dilakukan agar BUMK Berau bisa berperan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengatakan, Pemkab Berau sejatinya telah memberikan dukungan permodalan bagi BUMK melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) sejak tahun 2017. Tapi, hingga kini pemanfaatan dana tersebut belum berjalan optimal.

Baca juga  Libatkan Program Peternakan dalam Upaya Menjaga Hutan di Biduk-Biduk

“Berdasarkan laporan DPMK, hingga saat ini baru sekitar 20 kampung dari hampir 100 kampung di Berau yang berhasil memanfaatkan dana tersebut. Selebihnya masih menghadapi berbagai kendala, baik dalam pengelolaan maupun administrasi,” ujarnya.

Tentu, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus segera dibenahi. BUMK memiliki peran strategis dalam mengelola potensi unggulan kampung, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, hingga meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas para pengelola BUMK sehingga tidak hanya memahami aspek administrasi dan tata kelola, tapi juga mampu mengembangkan unit usaha yang produktif sesuai potensi masing-masing kampung.

Baca juga  Pemkab Berau Jalani Verifikasi Lanjutan Swastisaba Kabupaten Sehat Tingkat Nasional 2025

“Kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Berau diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru agar bisa lebih maksimal lagi di tengah efisiensi anggaran,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh kepala kampung dan pengurus BUMK di Berau untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai wadah belajar, bertukar pengalaman dan memperkuat sinergi dalam membangun kemandirian ekonomi kampung.

Sementara itu, Rektor UMB, Muhammad Bayu mengatakan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat, termasuk dalam penguatan ekonomi kampung.

Baca juga  Pemkab Berau Dukung Peningkatan Kapasitas Perempuan lewat Workshop Table Manner hingga Publik Speaking

“Perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada akademisi, tapi juga harus bertransformasi menjadi pusat solusi. Untuk itu, kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas SDM dan tata kelola BUMK Berau agar mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan,” bebernya.

Dengan begitu, diharapkan lewat kolaborasi ini, pengelolaan BUMK di Berau dapat semakin optimal, sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Berau dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke tingkat kampung. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait