Siapkan Hilirisasi, Pemkab Berau Target Lahirkan Industri Pengolahan Hasil Laut

diterbitkan: Minggu, 2 Agustus 2026 04:41 WITA
Ikan
Pemkab Berau buka Pasar Ikan Murah untuk memastikan ketersediaan protein dan memastikan stabilitas harga di masyarakat. (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) membidik pergerakan ekonomi baru dari sektor kelautan dan perikanan.

Bahkan tak hanya melakukan penguatan penjualan hasil kelautan dan perikanan, Pemkab Berau saat ini memiliki target besar untuk melahirkan industri pengolahan dari hasil laut dan perikanan. Salah satu fokus utamanya, yakni pengembangan produk ikan kaleng premium.

Dalam hal ini, ikan segar dari nelayan tidak hanya sekedar dijual dalam bentuk mentah, tapi akan diolah menjadi produk olahan bernilai tinggi. Langkah ini untuk meningkatkan daya saing serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca juga  Hadapi Arus Investasi, Wabup Gamalis Ingatkan SDM Lokal Punya Peran Besar

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid mengatakan, potensi perikanan Berau yang besar saat ini harus diikuti oleh pengembangan industri pengolahan. Per tahun, potensinya sekitar 104.915 ton, tapi hasil olahannya baru sekitar 3.779 ton.

“Masih besar peluang untuk bisa meningkatkan nilai ekonomi dari sektor perikanan ini,” katanya.

Ia menilai langkah yang dilakukan ini merupakan satu langkah strategis, baik itu untuk meningkatkan nilai jual, meningkatkan daya saing, maupun untuk memperluas pasar sektor perikanan Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Baca juga  Perkuat SDM dan Tata Kelola BUMK, Pemkab Berau Gandeng UMB

Tidak hanya berdampak ke pelaku usaha, kehadiran hilirisasi ini secara otomatis juga akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, termasuk terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor perikanan.

“Tentu lapangan kerja akan terbuka dan usaha perikanan juga pasti akan kuat mulai dari sektor hulu hingga hilir,” tegasnya.

Baca juga  Terealisasi Rp3,7 Triliun, Pemkab Berau Yakin Target Investasi 2026 Tercapai

Dilihat berdasarkan proyeksi yang disusun, hilirisasi ini berpotensi meningkatkan nilai ekonomi dari komoditas hingga 3,62 kali lipat dibandingkan penjualan ikan dalam bentuk mentah. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait