Tangani Ancaman Krisis Pangan, DPRD Berau Minta Pemkab Perhatian Minat Para Petani

diterbitkan: Kamis, 20 November 2025 05:03 WITA
Salah satu pertanian masyarakat di Kabupaten Berau. (Foto: NT)

BERAU – Dalam menghadapi ancaman krisis pangan yang bisa saja terjadi, Anggota DPRD Berau, Sri Kumalasari meminta Pemkab Berau untuk memberikan perhatian lebih bagi para petani di Bumi Batiwakkal.

Dia menyorot adanya penurunan minat Bertani di kalangan masyarakat. Situasi ini baginya merupakan kondisi yang memprihatinkan, terutama pertanian padi. Menurutnya, penurunan minat bertani lambat laun berpotensi untuk menciptakan ancaman krisis pangan di Bumi Batiwakkal.

Baca juga  Kemah Dewan Kerja Dibuka, DPRD Berau Harpkan Pembinaan Optimal untuk Anak Muda

Selain itu, penurunan minat Bertani ini juga seperti bertolak belakang dengan program yang tengah digencarkan Pemkab Berau, untuk menciptakan ketahanan pangan.

“Di sisi pemerintah, programnya ke arah menciptakan ketahanan pangan. Tapi jumlah masyarakat yang mau Bertani justru mengalami penurunan,” tuturnya.

Sri Kumalasari menambahkan, jika ke depannya kondisi ini dibiarkan terus berlanjut tanpa intervensi serius, maka bukan tidak mungkin Berau akan menghadapi ancaman kerawanan pangan di masa mendatang.

Baca juga  BUMD Berau Harus Inovatif dan Adaptif Dalam Menghadapi Tekanan Fiskal

“Sektor pertanian itu fondasi utama, kerangka utama untuk stabilitas pangan. Kalau semangat masyarakat untuk Bertani turun, tentu saja stabilitas pangan akan sulit terwujud,” sambungnya.

Dia juga meminta kepada Pemkab Berau untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur guna menghidupkan kembali semangat bertani di masyarakat. Salah satu langkah yang menurutnya mendesak dilakukan adalah evaluasi menyeluruh oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terhadap penyebab turunnya minat masyarakat dalam bercocok tanam, khususnya padi.

Baca juga  Ketua DPRD Berau Minta PJU di Kawasan Murjani Ditata Ulang, Disebut Tidak Efektif

“Pemerintah harus mulai sering hadir di tengah masyarakat. Untuk sosialisasi dan edukasi, dan yang paling penting untuk memberikan dukungan nyata, yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait