Ukur Standar Kesehatan Dasar, Calon Polri 2026 Jalani 6 Tahap Tes Fisik

diterbitkan: Selasa, 14 April 2026 10:44 WITA
Pelaksanaan tes kesehatan calon anggota Polri 2026 di Tanjung Selor. (Foto: Humas Polda Kaltara/NT)

NUSANTARA TERKINI – Proses seleksi penerimaan terpadu calon anggota Polri tahun 2026 telah dimulai. Tak terkendali di Kalimantan Utara (Kaltara).

Saat ini, calon taruna/i akademi kepolisian (akpol), bintara dan tamtama Polri 2026 telah memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan tahap I.

Di tahap awal ini, para peserta menjalani 6 tahap tes fisik secara mendalam untuk memeriksa atau mengukur standar kesehatan dasar.

Pertama, ​komposisi tubuh. Tahap ini mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, hingga postur tubuh untuk memastikan kesesuaian fisik.

Baca juga  Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas, Elita Antisipasi Penumpukan Pasien di RSUD

Kedua, ​tekanan darah dengan memeriksaan kondisi kardiovaskular dasar. Ketiga, kesehatan gigi dan mulut dengan pengecekan kondisi karies, struktur rahang dan kesehatan mulut secara umum.

Keempat, tes buta warna dan visus mata. Ini merupakan uji ketajaman penglihatan untuk memastikan fungsi mata bekerja optimal.

Kelima, pemeriksaan bedah untuk mendeteksi adanya bekas luka operasi, varises, hingga kelainan fisik lainnya yang dapat menghambat tugas kepolisian.

Baca juga  Kaltara Jadi Tuan Rumah Konreg PDRB Wilayah Kasulampua 2026

Terakhir tahap pendalaman. Sebuah tahap akhir verifikasi medis untuk mengonfirmasi temuan selama pemeriksaan.

Proses pemeriksaan kesehatan tahap I calon anggota Polri 2026 di lingkungan Polda Kaltara yang berlangsung di Tanjung Selor ini dipantau langsung oleh Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Gol. Yusuf.

Tak hanya dilakukan oleh tim medis profesional, tapi pemeriksaan kesehatan ini juga dipantau secara ketat oleh pengawas internal Polda Kaltara.

Dalam hal ini, Bid Propam Polda Kaltara mengawasi kedisiplinan dan prosedur personel di lapangan. Sementara Itwasda Polda Kaltara memastikan aspek akuntabilitas dan transparansi proses verifikasi data serta hasil pemeriksaan.

Baca juga  Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Zainal Minta ASN Tingkatkan Semangat Bekerja 

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada celah kecurangan. Semua harus berjalan secara adil dan jujur agar menghasilkan personel Polri yang berkualitas,” kata Wakapolda.

Harapannya, proses rekrutmen tahun ini dapat melahirkan anggota Polri yang memiliki ketahanan fisik prima dan mentalitas yang kuat untuk melayani masyarakat di masa depan. (*/Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait