NUSANTARA TERKINI – Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat kesempatan jadi tuan rumah pelaksanaan konsultasi regional produk domestik regional bruto (PDRB) wilayah Kasulampua (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua) tahun 2026.
Mengangkat tema ‘Kedaulatan Pangan untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Wilayah Kasulampua’, kegiatan regional yang digelar di Tanjung Selor ini pada 14-16 April 2026 ini dibuka oleh Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan konsultasi regional PDRB wilayah Kasulampua tahun 2026,” kata Gubernur Zainal, Rabu (15/4/2026).
Kawasan regional Kasulampua merupakan kawasan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tapi, dalam tatanan pelaksanaan pembangunan daerah, kawasan ini relatif masih menghadapi berbagai keterbatasan.
“Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan layanan dasar masyarakat,” katanya.
Dari sisi potensi, regional Kasulampua merupakan kawasan strategis yang memiliki peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Oleh karena itu, diperlukan perumusan kebijakan secara bersama-sama secara regional untuk memastikan potensi ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat di kawasan Kasulampua.
Posisi strategis sebagai wilayah perbatasan negara, sekaligus beranda depan Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia, membuat Kaltara memiliki nilai geopolitik dan geoekonomi yang sangat penting.
“Baik itu dalam mendukung perekonomian nasional maupun dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara,” sebutnya.
Harapannya, melalui konreg ini, pembangunan wilayah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dapat diwujudkan di wilayah Kasulampua. (*/Fawdi/NT)





