BERAU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa di Kabupaten Berau tetap berjalan meskipun memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah mendatang. Dapur Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) berkomitmen menjaga pasokan nutrisi siswa dengan melakukan penyesuaian metode distribusi.
Satgas MBG sekaligus Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema teknis khusus. Untuk menyesuaikan kondisi siswa yang berpuasa, petugas akan membagikan menu dalam bentuk keringan agar lebih tahan lama.
Selain jenis menu, frekuensi pembagian juga berubah menjadi tiga hari sekali (dirapel). Dengan pola ini, sekolah hanya akan menerima pendistribusian makanan sebanyak dua kali dalam seminggu.
“Untuk bulan puasa tetap kami salurkan. Metodenya menggunakan menu keringan dan dirapel tiga hari, kurang lebih sama seperti saat libur semester,” jelas Rakhmadi, Sabtu (14/2/2026).
Matangkan Jadwal Distribusi Terkait detail waktu dan hari spesifik pembagian, Rakhmadi menyebut saat ini tim teknis masih mematangkan jadwal tersebut. Nantinya, setiap dapur SPPG akan meneruskan informasi resmi langsung ke pihak sekolah masing-masing.
“Saat ini belum ada jadwal detailnya. Nanti dapur SPPG masing-masing yang akan menginformasikan ke sekolah,” tambahnya.
Ekspansi Dapur SPPG di Bumi Batiwakkal Di sisi lain, infrastruktur pendukung program MBG di Berau terus mengalami kemajuan pesat. Hingga saat ini, 10 dapur SPPG telah beroperasi secara penuh di berbagai wilayah.
Pemerintah juga berencana menambah jangkauan operasional pada 23 Februari 2026 mendatang. Tiga unit dapur baru akan mulai beroperasi, yakni di SPPG Berau Indah, Labanan, dan Jalan Mangga 2.
Rakhmadi menegaskan bahwa ekspansi ini akan terus berlanjut guna memastikan pemerataan distribusi makanan bergizi di seluruh Berau. “Masih ada sekitar 20 SPPG lagi yang saat ini dalam proses persiapan,” pungkasnya.





