NUSANTARA TERKINI – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara membawa kabar gembira bagi para ibu rumah tangga. Ketersediaan beras dan kebutuhan pokok lainnya dipastikan sangat melimpah menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.
Cadangan pangan yang tersimpan rapi di dalam gudang dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar. Masyarakat tidak perlu panik karena pasokan tersebut diproyeksikan bisa bertahan hingga tiga bulan ke depan.
Pejabat logistik setempat Mardi Harianto menyebutkan volume beras yang dikuasai pemerintah saat ini mencapai belasan ribu ton. Angka pasti yang tercatat aman di gudang menembus 17.676 ton beras siap edar.
“Untuk stok yang ada di Bulog saat ini sekitar 17.676 ton dan ini cukup sampai tiga bulan ke depan,” kata Mardi pada Jumat (6/3/2026).
Pasokan Tambahan Lintas Pulau
Penguatan cadangan pangan daerah juga didukung oleh keberhasilan penyerapan gabah dari para petani lokal. Pemerintah daerah dan pihak aparat bahkan turun tangan langsung untuk membantu proses penyerapan di lapangan.
Institusi pangan tersebut kini tengah menunggu kedatangan tambahan pasokan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Belasan ribu ton beras tambahan sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan di pesisir Kalimantan Timur.
Kedatangan pasokan lintas pulau itu diproyeksikan akan membuat gudang penyimpanan kebanjiran stok hingga 34 ribu ton pada pertengahan tahun nanti.
“Jumlah ini juga akan terus bertambah seiring pengadaan gabah yang digiling melalui kerja sama dengan mitra,” jelasnya.
Pemerintah tidak hanya berfokus pada komoditas beras medium semata. Berbagai kebutuhan pokok lainnya juga disiapkan dengan matang untuk menekan gejolak harga di pasar tradisional.
Stok minyak goreng bersubsidi tercatat melimpah hingga 175 ribu liter ditambah ratusan ribu liter merek komersial lainnya. Ketersediaan gula pasir, jagung, hingga belasan ton daging sapi juga dipastikan aman terkendali.
“Untuk ketersediaan stok, kami pastikan aman menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional,” tutup Mardi.





