NUSANTARA TERKINI – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara mengambil langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan alat utama sistem persenjataan. Ratusan peralatan mematikan milik personel ditarik ke markas untuk menjalani proses audit kelayakan.
Inspektur Pengawasan Daerah Polda Kaltara Komisaris Besar Audy Alfrits Herman Manus, memimpin langsung operasi penertiban tersebut. Kegiatan ini turut menggandeng Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Komisaris Besar Krishadi Permadi serta jajaran Biro Logistik institusi setempat.
Sebanyak 590 pucuk senjata api dari enam satuan kerja berbeda dijejerkan di depan Gedung Logistik. Satuan yang diperiksa mencakup divisi reserse kriminal khusus, narkoba, kesamaptaan hingga jajaran lalu lintas.
Langkah pengecekan menyeluruh ini bertujuan memastikan fisik senjata masih berfungsi sempurna.
“Polisi wajib memegang peralatan yang sepenuhnya sesuai dengan standar prosedur operasional keamanan,” ujar Audy Alfrits Herman Manus.
Tegakkan Disiplin Anggota
Audy memandang pengawasan internal secara berkala sangat krusial untuk menjamin keamanan masyarakat. Setiap personel dituntut selalu bersikap profesional saat menggunakan peralatan berbahaya tersebut di lapangan.
Pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas untuk merawat suku cadang atau kualitas fisik senjata saja. Langkah taktis dari kepolisian ini juga diyakini sanggup mengasah mental dan karakter aparat penegak hukum.
“Diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan tanggung jawab personel dalam melaksanakan tugas,” tegasnya pada Senin (9/3/26).





