NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menerapkan standar ketat dalam pengisian jabatan struktural.
Langkah ini dilakukan melalui sistem manajemen talenta yang menekankan pada kesesuaian latar belakang akademik dan kompetensi nyata setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa penempatan 119 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik bukanlah sekadar rutinitas rotasi. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya besar memperkuat pondasi birokrasi di Bumi Batiwakkal agar lebih responsif dan profesional.
Kesesuaian Akademik Jadi Syarat Mutlak
Dalam apel gabungan di halaman Kantor Bupati, Senin (30/3/26), Bupati Sri Juniarsih menyampaikan pesan kuat mengenai profesionalisme.
Menurutnya, efektivitas kerja hanya bisa dicapai jika pejabat yang menduduki kursi struktural memiliki bekal pendidikan yang relevan dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).
“Penerapan sistem manajemen talenta menjadi poin utama kami. Kesesuaian antara latar belakang pendidikan akademik dengan posisi yang diemban adalah syarat mutlak guna memastikan kinerja yang optimal,” tegas Bupati.
Langkah ini diambil untuk menghindari adanya ketimpangan antara kapasitas individu dengan beban tanggung jawab jabatan, sehingga pelayanan publik tidak terhambat oleh proses adaptasi yang terlalu lama.
Buka Kompetisi Terbuka bagi Seluruh ASN
Selain faktor ijazah, Bupati juga memberikan ruang bagi ASN berprestasi untuk naik jenjang karier melalui mekanisme yang transparan. Ia memastikan bahwa setiap posisi yang kosong akan diisi melalui proses asesmen dan uji kompetensi yang akuntabel.
“Saya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada ASN untuk menduduki jabatan sesuai tupoksinya. Namun, semua harus memenuhi persyaratan dan peraturan yang berlaku,” tambahnya.
Bupati berharap, dengan keterbukaan kompetisi ini, motivasi ASN di lingkungan Pemkab Berau untuk meningkatkan kapasitas diri akan semakin tinggi. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Harapan bagi Pejabat Baru
Kepada 119 pejabat yang baru saja mengemban amanah, Bupati mengimbau agar mereka segera membuktikan kualitas kinerjanya di lapangan. Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah titipan yang harus dijawab dengan hasil nyata bagi masyarakat.
“Teruslah tingkatkan kapasitas diri dan mutu kinerja. Langkah ini krusial agar amanah jabatan yang diberikan benar-benar berdampak pada pelayanan masyarakat yang maksimal,” pungkasnya. (Andrikni/Nusantara Terkini)





