Jangan Siram Jalan! Perumda Tirta Kencana Ingatkan Warga Samarinda Hemat Air

diterbitkan: Sabtu, 18 April 2026 11:49 WITA
Kantor Perumda Tirta Kencana Samarinda.

NUSANTARA TERKINI – Memasuki musim kemarau, Perumda Tirta Kencana Samarinda mengeluarkan peringatan keras kepada pelanggan untuk mulai memperketat penggunaan air bersih.

Warga diminta untuk menghentikan kebiasaan membuang-buang air untuk keperluan non-primer, seperti menyiram jalanan atau mencuci kendaraan secara berlebihan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap penyusutan volume air baku di sejumlah titik. Meski saat ini 18 Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Samarinda masih beroperasi normal, potensi gangguan pelayanan tetap membayangi jika kemarau terus berlanjut.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan air. Hindari penggunaan air secara berlebihan, seperti untuk menyiram jalan atau mencuci kendaraan,” tegas Asisten Manager Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Haidir Fadli.

Baca juga  Siap-Siap! Kaltim Masuk Kemarau Bulan Juni, Curah Hujan Mulai Mei Menurun

Ancaman Intrusi Air Laut

Selain penurunan volume, ancaman nyata lainnya adalah intrusi air laut ke Sungai Mahakam. Haidir menjelaskan bahwa pada kondisi kemarau panjang, air laut berpotensi merangsek naik ke bagian hilir atau muara.

Jika kadar klorida pada air baku melebihi 250 ppm, maka air secara otomatis tidak dapat diolah menjadi air bersih.

Kondisi tersebut pernah terjadi pada tahun 1998 dan menjadi catatan hitam bagi layanan air bersih di Samarinda. Perumda berupaya keras agar skenario tersebut tidak terulang dengan terus memantau kualitas air baku secara berkala.

Baca juga  BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal

“Jika kondisi air baku tidak memungkinkan untuk diolah, maka berpotensi terjadi penurunan debit yang didistribusikan. Kemungkinan besar kami akan memberlakukan sistem distribusi bergilir,” tambahnya.

Tips Hadapi Kemarau bagi Pelanggan

Untuk meminimalisir dampak krisis air, masyarakat disarankan melakukan langkah-langkah mandiri sejak dini:

  • Tambah Penampungan: Segera bersihkan dan tambah kapasitas tandon atau profil tank di rumah sebagai cadangan jika distribusi bergilir diberlakukan.
    • Prioritas Penggunaan: Fokuskan penggunaan air hanya untuk kebutuhan pokok seperti memasak, mandi, dan mencuci pakaian.
    • Cek Kebocoran: Pastikan tidak ada keran atau pipa yang bocor di lingkungan rumah untuk menghindari terbuangnya air secara sia-sia.
    Baca juga  Gas Melon Jangan Sampai Gaib, DPRD Berau Ingatkan Pemerintah

    Bagi warga yang mengalami gangguan distribusi air yang parah, Perumda Tirta Kencana telah menyiapkan armada tangki air bantuan. Pelanggan dapat menghubungi call center di nomor (0541) 208100 atau melalui layanan WhatsApp di 0811-5535-36.(*/Rusdiono/NT)

    Bagikan:
    Berita Terkait