NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus bergerak cepat menjawab keluhan masyarakat terkait masalah jalan gelap.
Tahun ini, proyek penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) dipastikan menyasar wilayah perkotaan hingga ke Kecamatan Talisayan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara.
Kondisi jalanan yang minim cahaya di wilayah perkampungan dan daerah pinggiran selama ini memang menjadi persoalan serius.
Selain memicu kerawanan kecelakaan lalu lintas, kondisi tersebut juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kriminalitas bagi warga yang melintas di malam hari.
Kepala Seksi Sarana Prasarana Dishub Berau, Aidil Hamka, mengungkapkan bahwa proyek ini telah masuk dalam skema anggaran murni 2026.
Fokus utama kali ini adalah memastikan titik-titik yang selama ini dianggap “buta” cahaya segera mendapatkan fasilitas penerangan.
“Rencana penambahan lampu jalan ini diproyeksikan akan menyasar wilayah perkotaan dan Kecamatan Talisayan. Kami berupaya agar penempatan lampu jalan nantinya benar-benar efektif bagi masyarakat,” jelas Aidil.
Survei Ketat Gandeng Konsultan
Untuk memastikan proyek ini tepat sasaran, Dishub Berau melibatkan pihak konsultan untuk melakukan survei teknis di lapangan. Survei ini bertujuan menentukan titik lokasi yang paling mendesak untuk segera dipasang fasilitas PJU.
Meski penetapan titik pasti masih menunggu koordinasi akhir dengan pimpinan baru di Dishub Berau, Aidil menegaskan bahwa proses survei di beberapa lokasi sudah mulai berjalan.
Laporan akhir dari konsultan nantinya akan menjadi dasar utama penentuan jumlah lampu yang akan dipasang.
“Jika anggaran memungkinkan, kami akan survei ulang bersama konsultan. Tujuannya agar efektivitas cahaya benar-benar dirasakan pengendara di titik yang paling krusial,” tambahnya.
SPK Sudah Terbit, Proyek Segera Jalan
Masyarakat tidak perlu khawatir proyek ini akan tertunda. Aidil memastikan bahwa Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pengadaan dan pemasangan PJU ini sudah tersedia.
Hal ini menjadi jaminan bahwa pelaksanaan teknis di lapangan tinggal menunggu waktu.
“Insya Allah tetap jalan di (anggaran) murni ini, karena sudah ada SPK-nya,” tegasnya optimistis.
Dengan realisasi proyek PJU di wilayah perkotaan hingga pesisir Talisayan ini, diharapkan tidak ada lagi wilayah di Bumi Batiwakkal yang terisolasi oleh kegelapan, sekaligus mempercantik tata kota dan keamanan wilayah pinggiran. (/Ika/NT)





