Duel Satu Lawan Satu di Galangan Kapal, Terduga Pencuri Kabel Tewas Ditangan Penjaga

diterbitkan: Senin, 11 Mei 2026 12:40 WITA
Korban saat dievakuasi petugas. (Foto: Dimas Media Kaltim.com)

NUSANTARA TERKINI – Aksi pencurian material di kawasan industri galangan kapal kembali berujung maut. Seorang pria yang diduga merupakan bagian dari komplotan pencuri kabel di PT JO, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, tewas mengenaskan setelah terlibat perkelahian sengit dengan pihak keamanan perusahaan pada Minggu (10/5/2026) dini hari.

Insiden berdarah ini menambah panjang daftar kasus kriminalitas di kawasan tersebut yang selama ini memang dikenal rawan menjadi sasaran empuk para pelaku pencurian material perusahaan.

Perlawanan di Balik Kegelapan

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh tiga orang yang menyusup ke area galangan kapal PT JO melalui jalur perairan dari arah Kampung Balik Buaya.

Baca juga  Hujan Deras Sejak Subuh, Puluhan Titik di Samarinda Tergenang Air

Saat sedang menjalankan aksinya, kehadiran mereka dipergoki oleh petugas keamanan yang sedang berjaga.

Alih-alih menyerahkan diri, salah satu pelaku justru memberikan perlawanan sengit. Duel satu lawan satu pun tidak terhindarkan di tengah kegelapan area perusahaan.

Dalam pergulatan tersebut, pelaku terkena sabetan senjata tajam (tertimpas) pada bagian tangan kanan yang mengakibatkan luka robek sangat dalam.

“Informasinya ada tiga orang. Dua orang berhasil kabur lewat jalur darat, sementara satu orang ini mencoba melawan saat mau ditangkap hingga akhirnya terluka parah,” ujar Ketua RT 45, Wahyudin.

Baca juga  Polisi Ringkus Pria Asal Kukar, Atas Dugaan Penyebaran Kabar Hoaks Aksi 214 Kaltim

Tewas dalam Proses Evakuasi

Melihat kondisi pelaku yang bersimbah darah, pihak perusahaan segera memanggil bantuan untuk mengevakuasi korban.

Sekitar pukul 03.00 WITA, seorang warga bernama Arifin diminta menjemput korban menggunakan perahu dengan alasan membawa “orang sakit”.

Namun, luka yang dialami korban terlalu parah. Di tengah kepungan rawa menuju Kampung Balik Buaya, pria yang dalam kondisi tangan terikat tersebut akhirnya mengembuskan napas terakhir di atas perahu akibat kehilangan terlalu banyak darah.

Baca juga  Petugas Gabungan Geledah Rutan Tanjung Redeb Berau, Temukan Barang Berbahaya di Blok Hunian

Polisi Buru Rekan Pelaku

Meski identitas resmi korban belum dirilis, pihak RT memastikan bahwa pria tersebut bukan merupakan warga setempat. Lokasi kejadian kini dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua rekan pelaku yang berhasil meloloskan diri ke arah hutan di belakang area galangan kapal.

Pihak berwajib juga mengimbau perusahaan di kawasan industri Palaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat maraknya aksi serupa dalam beberapa pekan terakhir.(Red/NT)

Bagikan:
Berita Terkait