Soroti Kios Cinderamata dan Masalah Sampah, Sri Juniarsih Minta Fasilitas Wisata Tanjung Batu Segera Diaktifkan

diterbitkan: Sabtu, 30 Mei 2026 09:18 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat kunjungan ke Dermaga Tanjung Batu, Jumat (29/5/2026).
Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat kunjungan ke Dermaga Tanjung Batu, Jumat (29/5/2026).

NUSANTARA TERKINI — Pemanfaatan fasilitas pariwisata di kawasan pintu gerbang menuju Pulau Derawan kembali menjadi sorotan hangat. 

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menilai sejumlah sarana pendukung wisata yang telah selesai dibangun perlu segera dihidupkan agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Perhatian utama orang nomor satu di Bumi Batiwakkal tersebut tertuju pada bangunan kios cinderamata yang berdiri tegak di kawasan strategis jalur penyeberangan wisatawan. 

Meskipun proyek fisik tersebut telah selesai dibangun sejak beberapa waktu yang lalu, fasilitas yang digadang-gadang bakal menjadi pusat pemasaran produk lokal itu dinilai masih belum menunjukkan adanya aktivitas perputaran ekonomi yang signifikan.

Baca juga  Bukan Sekadar Healing, Wisatawan Diajak Jadi Penjaga Ekosistem Lokal

Sri Juniarsih juga menyoroti kondisi kebersihan sekitar bangunan yang perlu mendapat perhatian serius. 

Keberadaan tumpukan sampah di beberapa titik dinilai dapat mengurangi kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung ke kawasan wisata andalan Berau tersebut.

“Keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut mampu dimanfaatkan dan dijaga secara berkelanjutan oleh seluruh elemen masyarakat,” kata Sri Juniarsih, Jumat (29/5/2026).

Ia mengatakan, Pulau Derawan selama ini sukses menjadi ikon wisata yang dikenal luas, baik nasional maupun internasional, bahkan terkadang jauh lebih populer dibandingkan nama Berau itu sendiri. 

Oleh karena itu, menjaga kualitas fisik dan estetika kawasan wisata sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab bersama agar citra positif tetap terpelihara dengan baik.

Baca juga  Sekkab Berau Ingatkan Pengelola Keuangan Pemerintah Daerah Harus Lebih Teliti

Keberadaan kios cinderamata pada dasarnya memiliki peluang pasar yang sangat besar untuk berkembang pesat.

Apalagi lokasinya berada tepat di jalur lalu lintas utama wisatawan yang hendak menuju maupun kembali dari Pulau Derawan. 

Kondisi tersebut sangat ideal untuk memasarkan aneka produk kerajinan tangan, oleh-oleh makanan, hingga hasil kreativitas masyarakat kampung sekitar.

“Potensinya sangat besar karena berada di lokasi yang dilalui wisatawan. Produk-produk unggulan masyarakat bisa dipasarkan di sini,” ujarnya.

Selain kios cinderamata, pemerintah daerah juga sebenarnya telah melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas pusat informasi wisata atau Tourism Information Center (TIC). 

Baca juga  Demi Kenyamanan Wisatawan, Disbudpar Berau Tingkatkan Kualitas SDM hingga Perbarui Fasilitas

Kehadiran fasilitas pelayanan ini diharapkan dapat memperkuat promosi sekaligus memberikan layanan informasi yang valid bagi para pengunjung yang datang berlibur ke Berau.

Ia menaruh harapan besar agar seluruh infrastruktur penunjang yang telah dibangun pemerintah dapat menjadi mesin penggerak roda ekonomi lokal. 

Melalui pemanfaatan yang optimal, fasilitas tersebut tidak hanya sebatas melayani keperluan wisatawan, melainkan mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Ia mengingatkan jajarannya agar investasi besar yang telah digelontorkan untuk pengembangan kawasan wisata ini tidak berakhir menjadi bangunan mati yang minim aktivitas. 

Menurutnya, keberadaan sarana pariwisata harus mampu menciptakan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung warga sekitar. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait