NUSANTARA TERKINI — Momentum libur panjang pada akhir pekan ini hingga awal Juni mendatang menjadi waktu yang sangat tepat untuk sejenak mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan yang tersebar di Kabupaten Berau.
Setidaknya, masyarakat memiliki masa senggang selama tiga hari berturut-turut untuk menikmati masa libur, terhitung sejak akhir pekan ini hingga peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni nanti.
Masa liburan panjang ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk melepas penat setelah disibukkan dengan rutinitas bekerja sehari-hari.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, meminta setiap pekerja yang mendapatkan kuota libur untuk menghabiskan waktu mereka dengan berlibur ke destinasi wisata yang ada di dalam wilayah Berau saja.
Kebijakan ini diambil karena dinilai akan memengaruhi tingkat kunjungan wisata domestik secara signifikan.
Selain itu, mampu memberikan dampak perputaran ekonomi yang riil bagi para pelaku usaha wisata lokal di Berau.
“Kami selalu menginginkan destinasi ini bisa hidup dari kunjungan wisata, bisa dimanfaatkan mengisi waktu libur,” kata Sri Juniarsih, Kamis (28/5/2026).
Guna memberikan pilihan, ia merekomendasikan destinasi wisata bahari, wisata air terjun, hingga objek wisata goa yang tersebar luas di Berau.
Beberapa pilihan favorit seperti Pulau Maratua dan Derawan, Bidukbiduk dan Teluk Sulaiman, wisata petualangan ekstrem di Merabu, hingga wisata air terjun Tembalang di Kecamatan Segah, dapat menjadi alternatif pilihan liburan yang sangat menarik.
“Semua sudah punya fasilitas yang memadai untuk berwisata,” ujarnya.
Bagi para wisatawan lokal maupun luar daerah, kini tidak perlu merasa khawatir lagi akan kesiapan fasilitas penunjang yang ada di objek-objek wisata di Berau.
Sebab, sepanjang masa kepemimpinannya, destinasi wisata di Berau selalu mendapatkan sentuhan perbaikan sarana dan prasarana secara berkala.
Perbaikan itu diharapkan menjadi modal utama untuk memastikan wisatawan menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan berkesan.
“Kita sudah benahi ini, sekarang bisa dinikmati,” ucapnya.
Meski fasilitas dinilai sudah siap, pemerintah daerah masih akan terus berupaya meningkatkan aspek amenitas yang ada di setiap destinasi wisata unggulan di Berau.
Harapannya, setiap kunjungan wisawatan akan memberikan dampak terhadap pembentukan citra positif destinasi, sehingga semakin banyak orang luar yang penasaran dan tertarik datang ke Berau.
“Setiap datang ke sana, pasti posting di sosial media, kami berharap kabarnya bisa dilihat oleh lebih banyak orang yang belum datang ke Berau,” kata Sri Juniarsih.
Di lain sisi, ia juga menitipkan pesan penting khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Berau agar tetap dapat bekerja secara maksimal.
Ketika memutuskan untuk pergi ke destinasi wisata, mereka diingatkan untuk tidak meninggalkan tanggung jawab pekerjaannya begitu saja.
Mengingat saat ini sudah ada penerapan metode work from anywhere (WFA), setiap ASN dituntut harus tetap bisa menjalankan dan mengontrol pekerjaan dari mana saja, serta wajib tuntas sesuai target yang telah ditentukan oleh instansi.
“Kalau WFA boleh, tapi jangan sampai kerjaan tidak diselesaikan,” pesan Sri Juniarsih. (Adv)






