NUSANTARA TERKINI – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti acara pelepasan 215 calon jemaah haji asal Kabupaten Berau, Selasa (12/5/26)
Di antara ratusan wajah yang berseri tersebut, keberagaman usia menjadi potret menarik perjalanan spiritual warga Bumi Batiwakkal menuju Tanah Suci tahun ini.
Bupati Berau Sri Juniarsih didampingi Wakil Bupati Gamalis secara resmi melepas rombongan yang terdiri dari berbagai latar belakang generasi.
Tercatat, jemaah tertua tahun ini telah menginjak usia 81 tahun, sementara semangat muda diwakili oleh jemaah termuda yang baru menginjak usia 24 tahun.
Perjalanan Lintas Generasi
Meski terpaut usia lebih dari setengah abad, jemaah tertua dan termuda ini memiliki misi yang sama: menunaikan rukun Islam kelima.
Kehadiran jemaah lansia berusia 81 tahun menjadi simbol keteguhan niat dan kesabaran dalam menanti antrean haji selama bertahun-tahun. Di sisi lain, jemaah berusia 24 tahun menunjukkan bahwa kesadaran beribadah di usia produktif kini semakin meningkat.
Bupati Sri Juniarsih dalam sambutannya mengingatkan bahwa perbedaan usia ini menuntut adanya rasa saling peduli di antara sesama jemaah.
Ia berharap jemaah yang lebih muda dapat membantu dan menjaga mereka yang sudah lanjut usia selama menjalankan ibadah yang menguras fisik tersebut.
“Luruskan niat dan jalankan ibadah dengan sebaik-baiknya karena menjadi tamu Allah adalah hal yang luar biasa,” pesan Sri Juniarsih kepada seluruh jemaah tanpa memandang usia.
Jadwal Keberangkatan Bertahap
Secara teknis, perjalanan para tamu Allah ini dibagi ke dalam beberapa gelombang. Sebanyak 211 jemaah dijadwalkan berangkat secara kolektif pada 14 Mei 2026.
Sebelumnya, terdapat dua jemaah yang telah berangkat lebih awal pada akhir April lalu.
Sementara itu, dua jemaah lainnya yang tergabung dalam kloter 17 dan 18 dijadwalkan menyusul pada 18 Mei 2026.
Seluruh rombongan akan didampingi oleh tiga petugas haji profesional untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah, terutama bagi jemaah kategori lansia.
Waspadai Cuaca Ekstrem
Mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem di Arab Saudi, Bupati juga menitipkan pesan khusus terkait kesehatan fisik.
Bagi jemaah lansia maupun muda, menjaga pola makan dan hidrasi menjadi kunci agar tetap prima menjalankan rangkaian rukun haji yang padat.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada Bapak-Ibu sekalian selama menunaikan ibadah haji, menjadi haji yang mabrur, dan pulang dengan selamat,” tutup Bupati dalam doa pelepasannya.(Red/NT)





