NUSANTARA TERKINI – Isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali diperbincangkan warga Kabupaten Berau. Terlebih, dikabarkan bahwa isu PHK tengah menghantui pekerja-pekerja lokal yang bekerja di berbagai perusahaan di Bumi Batiwakkal.
Wakil Bupati Berau, Gamalis pun angkat bicara menanggapi isu tersebut. Dia mengingatkan agar perusahaan-perusahaan bisa mengutamakan tenaga kerja lokal. Sebab, menurut dia perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat
“Kalau memang ada kebijakan efisiensi dari internal perusahaan, perusahaan harus bisa mengutamakan tenaga kerja lokal agar tidak sampai di PHK. Karena memang seyogyanya tenaga kerja lokal ini diutamakan,” tegas dia.
Meski begitu, ia juga memahami benar bahwa pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi tenaga kerja lokal. Sehingga jika sudah ada tenaga kerja lokal yang terkena PHK, harus diberi perhatian serius.
“Pemerintah harus hadir untuk memastikan agar mereka tetap bisa mendapatkan kesempatan kerja,” tambah dia.
Gamalis menekankan, pemerintah daerha harus melakukan pendekatan persuasive ke pihak perusahaan. Salah satunya dengan menekankan komunikasi yang baik, untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan usaha dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Dia berharap, perusahaan tidak mengesampingkan tenaga kerja lokal, terlebih jika kualitas dan kemampuan yang dimiliki tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.
“Kita ingin sumber daya alam yang dikelola di daerah ini juga diimbangi dengan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Jangan sampai mereka justru tersingkir, padahal kualitas kerjanya sama,” pungkasnya. (adv)





