Wabup Gamalis Ingatkan Perusahaan untuk Utamakan Tenaga Kerja Lokal

diterbitkan: Jumat, 8 Mei 2026 11:43 WITA
Wakil Bupati Berau, Gamalis.

NUSANTARA TERKINI – Isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali diperbincangkan warga Kabupaten Berau. Terlebih, dikabarkan bahwa isu PHK tengah menghantui pekerja-pekerja lokal yang bekerja di berbagai perusahaan di Bumi Batiwakkal. 

Wakil Bupati Berau, Gamalis pun angkat bicara menanggapi isu tersebut. Dia mengingatkan agar perusahaan-perusahaan bisa mengutamakan tenaga kerja lokal. Sebab, menurut dia perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat 

Baca juga  Lewat Run 10K Bidukbiduk 2025, Pemkab Berau Tumbuhkan Semangat Sportivitas hingga Kenalkan Wisata Pesisir Selatan Bumi Batiwakkal

“Kalau memang ada kebijakan efisiensi dari internal perusahaan, perusahaan harus bisa mengutamakan tenaga kerja lokal agar tidak sampai di PHK. Karena memang seyogyanya tenaga kerja lokal ini diutamakan,” tegas dia.

Meski begitu, ia juga memahami benar bahwa pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi tenaga kerja lokal. Sehingga jika sudah ada tenaga kerja lokal yang terkena PHK, harus diberi perhatian serius. 

Baca juga  Bupati Sri Ajak Masyarakat Berau Bangga Gunakan dan Kenalkan Produk Lokal

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan agar mereka tetap bisa mendapatkan kesempatan kerja,” tambah dia. 

Gamalis menekankan, pemerintah daerha harus melakukan pendekatan persuasive ke pihak perusahaan. Salah satunya dengan menekankan komunikasi yang baik, untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan usaha dan kesejahteraan masyarakat lokal. 

Dia berharap, perusahaan tidak mengesampingkan tenaga kerja lokal, terlebih jika kualitas dan kemampuan yang dimiliki tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

Baca juga  Resmikan Gedung Baru Yayasan Maula Arsyeh, Bupati Sri: Kita Harus Dampingi Generasi Muda

“Kita ingin sumber daya alam yang dikelola di daerah ini juga diimbangi dengan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Jangan sampai mereka justru tersingkir, padahal kualitas kerjanya sama,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait