NUSANTARA TERKINI – Turnamen sepak bola Bung Karno Cup I resmi berakhir pada Sabtu (6/6/2026). Laga penutup kegiatan ini berlangsung di Lapangan Sepak Bola Rarakuta, Barong Tongkok.
Pada partai final, tim Rarakuta FC tampil dominan dan berhasil mengamankan gelar juara setelah menekuk Bojes FC dengan skor telak 5-0. Sementara perebutan juara tiga dimenangkan Most FC atas lawannya Pordena dengan skor 3-1.
Sebagai bentuk dukungan terhadap olahraga masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) menegaskan komitmennya untuk menjadikan Bung Karno Cup ini sebagai agenda rutin tahunan.
Bupati Kubar, Frederick Edwin mengatakan, Bung Karno Cup bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan menjadi sarana mempererat persaudaraan dan persatuan masyarakat sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila.
“Ini merupakan wadah nyata bagi kita untuk merekatkan tali persaudaraan, persatuan dan menghidupkan kembali nilai luhur Pancasila seperti gotong royong serta semangat juang di bumi Kubar yang kita cintai,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, Pemkab Kubar berkomitmen penuh mendukung kegiatan-kegiatan positif yang berdampak pada pembinaan generasi muda dan peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Kita berharap turnamen Bung Karno Cup ini dapat menjadi agenda tahunan tetap olahraga masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kita optimistis akan lahir talenta-talenta muda berbakat yang mampu membawa nama harum Kubar ke depan,” katanya.
Di kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berlangsung aman dan sukses.
Ia pun turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh tim dan atlet yang berhasil meraih prestasi pada turnamen olahraga sepak bola tahun ini. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Kepada tim dan atlet yang berhasil meraih predikat juara, jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Sedangkan bagi tim yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta agar tidak berkecil hati. Karena, setiap pertandingan memberikan pelajaran berharga untuk melakukan evaluasi dan memperkuat kemampuan tim pada kesempatan berikutnya.
“Ingatlah bahwa dalam olahraga, esensi sejati adalah kemenangan moral ketika kita mampu menjaga sportivitas, integritas dan kehormatan bersama di dalam lapangan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, penutupan turnamen ini turut dihadiri Ketua DPRD Ridwai, Penjabat Sekretaris Kabupaten Kamius Junaidi, Anggota DPRD Yudi Hermawan, Kepala Dispora Gamas Laden, Plt Kepala Dispar Sumardi, Ketua KONI Alsiyus, Ketua PSSI Teddy Rakhmat, serta Ketua TP PKK Maria Christina Frederick Edwin. (adv)






