Dinas Pangan Berau Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Tahun

diterbitkan: Sabtu, 29 Agustus 2026 02:35 WITA
Ketersediaan stok beras di gudang Bulog Berau. (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI – Ancaman musim panas berkepanjangan yang terjadi saat ini dipastikan belum mengganggu ketersediaan pangan di Kabupaten Berau.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pangan memastikan stok beras yang tersimpan sebagai cadangan pangan masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri mengatakan, selain ketersediaan stok yang masih terjaga, penyaluran pangan kepada masyarakat juga berjalan normal.

Baca juga  Jangan Gunakan Anggaran Kampung Untuk Kepentingan Pribadi

“Cuaca panas saat ini belum berdampak terhadap akses distribusi dari gudang cadangan pangan pemerintah menuju masyarakat yang membutuhkan,” kata Basri.

Di gudang Bulog, cadangan beras Pemiab Berau yang disimpan masih tercatat 41 ton. Jumlah ini dinilai masih sanget cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Insha Allah aman. Kita masih ada persediaan beras,” tuturnya.

Soal cuaca panas ekstrem yang berpotensi terjadi hingga Januari 2027, pada tahun ini Dinas Pangan Berau sudah merencanakan penambahan cadangan beras 100 ton.

Baca juga  Jangan Beri Data Palsu, Ichsan Rapi Tantang Perusahaan Buka Data Pekerja Lokal

“Kita tinggal tunggu penetapan harga resmi dari Bulog untuk pembeliannya. Kalau sudah ada penetapan, kita bisa beli,” sebutnya.

Menurutnya, langkah ini sangat perlu untuk dilakukan sebagai upaya antisipasi risiko terburuk terjadinya penurunan hasil produksi hasil pertanian lokal.

Adapun untuk saat ini, fokus penyaluran dilakukan untuk daerah yang rawan. Tercatat, sejauh ini sudah ada tujuh kampung yang dijangkau.

Baca juga  Bupati Berau Ajak Delegasi Seychelles ke Buyung-Buyung, Suguhkan Potensi Wisata Mangrove ke Kancah Internasional

Selain itu, Dinas Pangan Berau juga bersiap untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana, baik itu gagal panen, kebakaran, maupun banjir.

“Tapi belum ada permintaan, kalau ada insha Allah kita akan salurkan. Intinya, saat ini stok di kita masih aman,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait