NUSANTARA TERKINI – Pengembangan sektor pariwisata di Pulau Maratua, Kabupaten Berau tidak hanya bertumpu pada keindahan alam dan fasilitas penginapan.
Kini, potensi pertanian lokal turut didorong untuk menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di kawasan wisata tersebut.
Saat ini, hasil budidaya pertanian masyarakat di Maratua mulai terserap oleh sejumlah resort dan penginapan. Hal itu membuka peluang bagi petani lokal untuk memperluas pasar sekaligus membangun keterkaitan yang lebih erat antara sektor pertanian dan pariwisata.
Camat Maratua, Ashari mengatakan, peluang ini tentunya akan memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha budidaya mereka menjadi lebih besar.
“Kegiatan budidaya masyarakat yang sebelumnya lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan rumah tangga, kini mulai diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar wisata,” kata Ashari.
Dengan penguatan pertanian lokal ini, rantai ekonomi pariwisata di Maratua diharapkan tidak sepenuhnya lagi bergantung pada pasokan dari luar. Lebih dari itu, perputaran ekonomi juga diharapkan dapat lebih besar dirasakan petani lokal.
Agar hal ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan, maka jumlah produksi dan kualitas dari hasil pertanian masyarakat itu harus menjadi perhatian khusus. Setidaknya, ketersediaannya dapat memenuhi kebutuhan di sektor pariwisata setempat.
Targetnya, pertanian budidaya di Maratua ke depannya tidak hanya berhenti sebagai program pemberdayaan, tapi dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi wisata yang terus berjalan secara berkelanjutan. (*/adv)






