TANJUNG REDEB – Perhelatan MTQ XIV tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dimulai pasca dibuka Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud di Alun-alun Bukit Pelangi, Kutai Timur pada Ahad (13/7/2025).
Hadir langsung dalam pembukaan MTQ Kaltim ini, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, M Said sekaligus sebagai Ketua LPTQ Berau mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Melihat kesiapan dari kafilah Berau, Sekkab M Said optimistis para kafilah yang menjadi duta Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau, mampu memberikan penampilan terbaik dan mengukir prestasi.
“Kita berharap bisa mengembalikan kejayaan kafilah Berau seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Sekkab.
Ia berpesan agar para peserta menjujung tinggi sportivitas dan melakukan proses dengan sepenuh hati. Karena MTQ ini merupakan ajang positif sebagai sarana dalam membumikan Al-Quran, terlebih yang menyusulnya merupakan generasi muda.
“Ini bukan sekedar lomba religi, tapi sarana dalam syiar Islam dan ukhuwah islamiah bagi kafilah,” tegasnya.
Ia mengatakan Pemkab Berau berupaya maksimal dalam memberikan dukungan pada pelaksanaan MTQ ini.
“Kami memastikan kafilah Berau mendapatkan hak sesuai yang diinginkan. Ini momen penting untuk kebaikan masyarakat Berau,” tutupnya.
Sekkab juga menyempatkan diri meninjau stand UMKM Berau di lokasi pembukaan. Berbagai produk unggulan dari para pelaku UMKM ditampilkan dalam stand tersebut.
Tak lupa juga ia memberikan semangat kepada seluruh peserta yang akan tampil nanti. Ia berpesan agar para peserta menjaga kesehatan sehingga dapat mengikuti ajang perlombaan hingga selesai.
MTQ kali ini diikuti oleh 430 peserta dari 10 kafilah tiap kabupaten/kota, yaitu Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau, Kukar, PPU, Paser, Kubar, Mahulu termasuk tuan rumah Kutai Timur. Khusus dari Berau diikuti 119 orang yang terdiri dari pendamping, pelatih, official dan peserta.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak 10-18 Juli 2025. Sementara untuk tema MTQ tahun ini ‘Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an Untuk Bangsa Yang Bermartabat di Bumi Etam’. Berbeda dengan MTQ sebelumnya, di pelaksanaan kali ini panitia menghadirkan dewan hakim nasional sebanyak 22 orang.
Sementara itu, Gubernur Rudy Mas’ud menilai bahwa pelaksanaan MTQ bukan hanya sekedar lomba semata, tapi wahana dalam menyebarkan dan mengaplikasikan ayat-ayat suci Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ini hingga akhirnya bisa berjalan aman dan lancar pada malam pembukaan saat ini,” pungkasnya. (*/adv)





