Ingin Lindungi Remaja di Media Sosial, Meta Hapus 600 Lebih Akun

diterbitkan: Kamis, 24 Juli 2025 05:36 WITA
Ilustrasi

PERUSAHAAN induk Instagram, Meta, memperkenalkan fitur keamanan baru yang bertujuan melindungi remaja yang menggunakan platformnya, termasuk informasi tentang akun yang mengirim pesan kepada mereka dan opsi untuk memblokir dan melaporkan akun dengan satu ketukan.

Perusahaan tersebut juga mengumumkan mereka telah menghapus ribuan akun yang meninggalkan komentar bernada seksual atau meminta gambar seksual dari akun dewasa anak-anak di bawah 13 tahun Rabu (23/7/2025) kemarin.

Baca juga  Menolak Rujuk, Perempuan Muda di Segah Dibacok Suami hingga Kritis

Meta mengatakan pengguna remaja memblokir lebih dari satu juta akun dan melaporkan satu juta lainnya setelah melihat pemberitahuan keamanan yang mengingatkan orang untuk berhati-hati dalam pesan pribadi dan memblokir serta melaporkan apa pun yang membuat mereka tidak nyaman.

Awal tahun ini, Meta mulai menguji penggunaan kecerdasan buatan untuk menentukan apakah anak-anak berbohong tentang usia mereka di Instagram, yang secara teknis hanya diperbolehkan untuk mereka yang berusia di atas 13 tahun. Jika ditemukan seorang pengguna salah mengartikan usia mereka, akun tersebut akan otomatis menjadi akun remaja, yang memiliki lebih banyak batasan daripada akun dewasa.

Baca juga  Disbudpar Berau Pastikan Pengembangan Kawasan Wisata Terapkan Prinsip Kelestarian Alam dan Lingkungan

Akun remaja secara default bersifat privat. Pesan pribadi dibatasi sehingga remaja hanya dapat menerimanya dari orang yang mereka ikuti atau yang sudah terhubung dengan mereka. Pada tahun 2024, perusahaan tersebut menjadikan akun remaja bersifat privat secara default.

Meta menghadapi tuntutan hukum dari puluhan negara bagian Amerika Serikat yang menuduh mereka merugikan kaum muda dan berkontribusi pada krisis kesehatan mental remaja dengan secara sadar dan sengaja merancang fitur-fitur di Instagram dan Facebook yang membuat anak-anak kecanduan pada platformnya.

Baca juga  Nasib Apes 8 Calon Jemaah: Gagal Berhaji, Kini Travelnya Terancam Berurusan dengan Polisi

Bagikan:
Berita Terkait