Bupati Berau Fokus Pembangunan di Seluruh Kampung, Targetkan Penghargaan Arindama 2025

diterbitkan: Kamis, 13 November 2025 01:33 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas memaparkan komitmennya dalam pembangunan kampung dalam Penilaian Arindama 2025 (Dok: Pemkab Berau)

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan Pemkab Berau fokus membangun kampung-kampung yang ada di wilayah Berau. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mendorong kesejahteraan warga Berau. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kampung.

Selain itu, saat ini Pemkab Berau tengah dalam proses penilaian Anugerah Inovasi Daerah Mandiri dan Berdaya Saing Bidang Pembangunan Wilayah Pedesaan (Arindama) 2025. Proses verifikasi penilaian Arindama baru saja dilakukan pada Rabu (12/11/2025).

Baca juga  Ritel Modern Diwajibkan Terima Produk UMKM Lokal, Dorong Pelaku Usaha di Berau

Penghargaan ini merupakan apresiasi bergengsi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bagi kabupaten atau kota yang memiliki inovasi kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

“Program-program yang sedang kita laksanakan ini selalu berpihak kepada masyarakat kampung. Semua program dilaksanakan dengan perencanaan yang matang serta arah pembangunan yang berkelanjutan,” ucap Bupati.

Baca juga  Memberdayakan Ibu Rumah Tangga Lewat Sektor Ekonomi Kreatif, Lebih Mandiri dan Produktif

Sri Juniarsih mengatakan, saat ini jumlah penduduk di Berau terus mengalami penambahan. Karena itu, saat ini Pemkab Berau terus fokus membangun melalui tiga pilar utama, yaitu penguatan kapasitas kampung, peningkatan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Pemkab Berau juga saat ini tengah fokus mendorong kemandirian desa. Langkah yang saat ini digencarkan adalah optimalisasi peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

Baca juga  Dinas Perkebunan Berau Dorong Terwujudnya Kemitraan yang Adil Antara Petani dan Perusahaan Kelapa Sawit

“Pembangunan yang kami lakukan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga yang bersifat nonfisik. Misalnya, peningkatan kualitas aparatur kampung dan inovasi pelayanan publik berbasis digital,” pungkasnya. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait