Pemkab Berau Siapkan Langkah Kebut Pemenuhan Air Bersih di Wilayah Maratua

diterbitkan: Minggu, 7 Juni 2026 01:20 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat meninjau Embung Payung Payung di Kecamatan Maratua

NUSANTARA TERKINI – Pemkab Berau siap mengambil langkah efektif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pulau Maratua. Langkah yang diambil adalah dengan memanfaatkan kembali instalasi lama yang saat ini masih belum berfungsi optimal. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang meninjau langsung mesin instalasi air di Kantor Kecamatan Pulau Maratua mengungkapkan, pihaknya berencana memindahkan peralatan yang sudah ada ke Embung Maratua yang berlokasi di Kampung Payung-Payung.

Baca juga  Pelestarian Kearifan Lokal, Pemkab Berau Luncurkan Kamus Besar Bahasa Banau

“Kita mau memastikan, alat yang kita punya tidak terbengkalai. Jadi rencananya dipindahkan ke sini, supaya bisa digunakan dengan lebih optimal,” terang Sri Juniarsih. 

Dia membeberkan, skema pemindahan alat tersebut merupakan solusi cerdas yang bisa menghemat anggaran hingga Rp10 miliar. Terlebih, saat ini lahan untuk pengembangan di sekitar embung sudah tersedia dan akan dipersiapkan melalui perubahan anggaran tahun berjalan.

Baca juga  Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Aturan, Bupati Sri: Prinsip Good Governance Harus Jadi Pondasi Utama

“Karena tidak menambah mesin baru, tidak beli baru. Kita memanfaatkan yang sudah ada,” tegas dia. 

Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata menjelaskan bahwa Embung Pulau Maratua dirancang memiliki kapasitas tampung mencapai 80.000 meter kubik.

Namun, saat ini debit air yang masuk ke dalam sistem baru mencapai kisaran 6.000 meter kubik. Kesenjangan antara kapasitas desain dan realisasi debit air ini menjadi fokus utama dalam rencana pengembangan tahap selanjutnya.

Baca juga  60 Penjaga Rumah Ibadah di Berau Ikuti Perjalanan Religi, Bupati Sri: Semoga Semua Mendapatkan Kesempatan

Secara teknis, jika ambang batas debit tersebut terpenuhi, Embung Maratua diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi penduduk di dua wilayah strategis, yakni Kampung Payung-Payung dan Bohe Silian. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait