Capai 24,4 Persen dari Target, Menteri Investasi Optimistis Realisasi Tahun Ini Tembus Rp 2.041 Triliun

diterbitkan: Jumat, 24 April 2026 10:01 WITA
Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Jumat 24 April 2026. (Instagram/@rosanroeslani)

NUSANTARA TERKINI – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan laporan optimistis mengenai performa investasi nasional kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan strategis yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (24/4/2026), Rosan memaparkan capaian impresif pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data kementerian, realisasi investasi pada triwulan I 2026 telah menembus angka Rp 498,8 triliun. Angka ini setara dengan 24,4 persen dari total target investasi nasional tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.

Pencapaian ini dinilai sebagai fondasi kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun. Apalagi, investasi yang masuk tidak hanya berupa angka, tetapi memberikan dampak nyata pada sektor riil.

Baca juga  Nasib IKN di Tangan Prabowo Subianto

“Capaian realisasi investasi pada triwulan I 2026 tercatat Rp 498,8 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 706.569 orang atau naik 18,9 persen secara year on year,” ungkap Rosan dalam keterangannya.

Arahan Prabowo: Hilirisasi dan Danantara

Presiden Prabowo Subianto menyambut baik laporan tersebut dan memberikan arahan khusus guna memastikan investasi tetap memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Fokus utama Presiden tetap pada percepatan hilirisasi industri dan penguatan program prioritas Danantara.

Baca juga  Giliran TNI AU Terjunkan Boeing 737, Bantu Pencarian Pesawat Smart Air yang Hilang Kontak

Melalui unggahan di media sosial resminya, Rosan menyampaikan apresiasi atas instruksi langsung dari Presiden untuk memastikan keberlanjutan investasi yang berkualitas.

“Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang,” tulis Rosan.

Hilirisasi Jadi Lokomotif Utama

Menteri Rosan meyakini bahwa hilirisasi akan tetap menjadi magnet utama bagi investor asing maupun domestik.

Dengan realisasi yang sudah mencapai hampir seperempat dari target tahunan hanya dalam waktu tiga bulan, pemerintah optimistis angka Rp 2.041,3 triliun dapat tercapai di akhir tahun.

Baca juga  Saat Laut Nunukan Kembali Dipenuhi Tali Rumput Laut, Usai Harga Jual Tembus Rp17 Ribu

Sinergi antara kebijakan investasi dan penguatan kelembagaan melalui Danantara diharapkan mampu menciptakan iklim bisnis yang lebih kompetitif.

Selain itu, peningkatan penyerapan tenaga kerja yang signifikan menunjukkan bahwa investasi yang masuk saat ini mulai merambah ke sektor-sektor padat karya dan pengolahan.

Pertemuan di Hambalang ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui arus modal yang berkelanjutan dan terfokus pada kemandirian industri dalam negeri.(Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait