NUSANTARA TERKINI – Teka-teki mengenai masa depan operasional Pabrik Kertas Nusantara milik Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Berau akhirnya mulai menemui titik terang.
Setelah sempat terhenti, pabrik tersebut kini tengah berada dalam tahap akhir pembenahan internal dan dipastikan akan segera kembali berdenyut. Senin (04/05/26)
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengungkapkan kabar gembira terkait rencana reaktivasi pabrik tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peresmian operasional pabrik yang terletak di Bumi Batiwakkal ini dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Nanti kalau sudah mulai operasi, rencananya akan diresmikan Presiden. Insyaallah beliau akan datang langsung ke Berau,” ungkap Dedy Okto Nooryanto.
Kendala Teknis dan Penyesuaian Jadwal
Meskipun rencana operasional kembali ini sangat dinantikan, Dedy menjelaskan bahwa sempat terjadi pergeseran target waktu. Awalnya, manajemen perusahaan menargetkan pabrik bisa mulai berproduksi pada April lalu.
Namun, kendala di lapangan memaksa rencana tersebut mundur sementara waktu. Tim teknis masih melakukan perbaikan intensif pada sejumlah peralatan produksi guna memastikan mesin-mesin tersebut sesuai dengan kondisi operasional saat ini.
“Kondisi di lapangan mengharuskan adanya pembenahan terlebih dahulu. Kita ingin saat mulai beroperasi nanti, semuanya sudah siap secara teknis tanpa kendala berarti,” jelasnya.
Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Hak Pensiun
Kembalinya operasional pabrik ini juga membawa angin segar bagi ribuan tenaga kerja. Manajemen baru telah menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, terutama memanggil kembali karyawan lama yang pernah bekerja di sana.
Selain masalah lapangan kerja, pihak perusahaan juga memastikan akan menyelesaikan kewajiban hak pensiun bagi mantan karyawan yang sempat tertunda.
Bahkan, besaran pembayaran pensiun tersebut berpotensi dinaikkan seiring dengan stabilnya arus kas perusahaan setelah mulai berproduksi kembali.
Dedy berharap percepatan pembenahan ini bisa segera tuntas. Reaktivasi pabrik kertas ini diyakini akan menjadi mesin penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Berau dan sekitarnya.
“Kalau sudah produksi dan ada penjualan, pembayaran pensiun itu kemungkinan akan dinaikkan. Semoga segera beroperasi agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” tutupnya.(Red/NT)






