Diskan Berau ‘Sulap’ Limbah Perikanan Jadi Pupuk Organik

diterbitkan: Rabu, 14 Oktober 2026 11:05 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih menunjukkan potensi perikanan yang dimiliki Berau. (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI – Ragam inovasi dihadirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau di Berau Expo 2026.

Melalui Dinas Perikanan (Diskan), Pemkab Berau memperkenalkan pupuk organik padat dan cair yang dibuat dari bahan dasar limbah perikanan.

Lewat inovasi ini, sektor perikanan Berau dimanfaatkan lebih dari hanya sekedar menjadi olahan makanan.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid melalui Kepala Bidang Budi Daya, Budiono mengatakan, peluang dari sektor perikanan itu cukup banyak, mulai dari budidaya, hingga pengolahan hasil jadi makanan dan produk lainnya seperti pupuk.

Baca juga  Tim DLH Kaltara Turun Cek Dugaan Pencemaran Limbah Tambang Batu Bara di Malinau

“Pupuk organik ini merupakan salah satu hasil sampingan dadi sektor perikanan. Ini merupakan bagian penting karena memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Budiono.

Kreativitas Pelaku UMKM

Selain inovasi pengolahan limbah menjadi pupuk organik ini, Diskan Berau juga menghadirkan sejumlah produk unggulan untuk memperkenalkan kreativitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Saat ini sudah ada beberapa jenis hasil olahan dari sektor perikanan Berau, mulai dari ikan kaleng khas Tanjung Batu, daging ikan siap saji, surimi, pentol bakso ikan hingga tempe ikan.

Baca juga  Ekspor Ikan Capai 58 Ton, Komisi II DPRD Berau Soroti Kontribusi Perikanan dalam PAD

Dengan menggandeng Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan pelaku UMKM, Diskan Berau akan menghadirkan produk olahan dari Kampung Suaran, Tabalar dan Pegat Batumbuk.

Jenisnya, mulai dari stik ikan bandeng, keripik kepala udang dan berbagai produk olahan lainnya. Lebih dari itu, potensi terasi Berau juga akan diperkenalkan pada kegiatan tahunan ini.

Diskan Berau juga berupaya menghadirkan stan pameran yang tidak hanya menonjolkan produk unggulan, tapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal potensi sektor perikanan Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Baca juga  Bupati Berau Minta Pelaku Kerajinan Anyaman dan Manik Berinovasi, Perhatikan Perkembangan Pasar

Salah satu konsep yang disiapkan adalah menghadirkan akuarium berisi ikan hidup dari ekosistem perairan tawar, payau, hingga laut.

“Harapannya, pengunjung dapat melihat secara langsung keragaman jenis ikan yang menjadi bagian dari potensi perikanan Berau,”

Informasi pendukung juga akan melengkapi stan, mulai dari peta wilayah budidaya dan penangkapan ikan, infografis capaian kinerja, hingga leaflet yang memuat informasi teknis.

“Kami sedang menyesuaikan kebutuhan pameran dengan kapasitas tempat yang tersedia,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait