Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Berau, DPRD Berau Minta Perbaikan Tak Fokus ke Ruang Kelas Saja

diterbitkan: Kamis, 13 November 2025 11:04 WITA
Salah satu sekolah di Kecamatan Sambaliung usai terendam banjir di awal tahun 2025 ini (IST)

BERAU – Dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan di Berau, DPRD Berau mengingatkan agar pembangunan fasilitas pendidikan di Berau bisa terus digencarkan. Sementara untuk pembenahan fasilitas yang sudah ada, tidak hanya difokuskan ke ruang kelas saja.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menerangkan, perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh pada aspek yang ada di bangunan sekolah. Karena itu, ia mengingatkan agar pemerintah bisa melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap kondisi bangunan sekolah yang dianggap masih memerlukan pembenahan dan pembangunan.

Baca juga  Bakal Difungsikan Juni 2025, DPRD Berau Apresiasi Pembangunan Gedung Baru RSUD Abdul Rivai

“Apa lagi di awal tahun lalu, kita sempat kena banjir. Banyak bangunna sekolah yang terdampak, dan pasti ada kerusakan sarana prasarana di sekolah-sekolah itu,” terang Elita.

Elita meminta Pemkab Berau melalui instansi terkait untuk bisa mendata seluruh sarana di sekolah yang sempat menjadi korban banjir. Seperti fasilitas UKS, lapangan upacara, atau toilet yang merupakan hal penting dalam bangunan satuan pendidikan.

Baca juga  Warga Resah Tambang Dekat Permukiman, DPRD Berau Sidak Lokasi yang Dikeluhkan Warga

“Khususnya toilet ya, itu seperti fasilitas dasar dan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Misalnya ada yang rusak, ya harus segera diperbaiki,” kata Elita.

“Atau UKS, itu untuk menangani kalau ada siswa yang sakit, dan toilet ya sudah jelas kebutuhan dasar. Masa kalau ada kebutuhan mau buang air siswa harus kesulitan karena toilet di sekolah rusak,” tambahnya.

Baca juga  APBD 2026 Alami Penurunan, Fraksi-Fraksi DPRD Berau Berikan Sejumlah Catatan Penting

Elita menjelaskan, bahwa tiap kali ia melakukan agenda serap aspirasi atau reses, masyarakat rutin membahas tentang perbaikan sarana dan prasarana di sekolah. Mulai dari penambahan ruang belajar mengajar, hingga pagar sekolah turut disampaikan masyarakat.

“Mereka sudah sering menyampaikan, jadi harapan kami Pemkab bisa lebih tanggap dan menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas,” pungkasnya. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait