DPRD Berau Ingatkan Kader Posyandu Punya Peran Penting dalam Pembangunan SDM di Berau

diterbitkan: Minggu, 23 November 2025 02:47 WITA
Kegiatan pelayanan di salah satu Posyandu di Berau (Dok: Prokopim Berau)

BERAU – Seiring dengan perkembangan zaman, keberadaan Posyandu kini tak terbatas sebagai tempat untuk menimbang bayi dan pemberian imunisasi saja. Posyandu kini juga dianggap sebagai salah satu pilar pembangunan masyarakat.

Untuk itu, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi menegaskan bahwa kader Posyandu harus mulai berbenah dan meningkatkan kompetensi mereka. Pasalnya Posyandu kini juga memegang peran dalam pemberian edukasi keluarga.

Baca juga  Curah Hujan Masih Tinggi, DPRD Berau Minta Masyarakat Lebih Waspada

“Keberadaan Posyandu kini punya peran vital dalam upaya menekan angka stunting serta meningkatkan kesehatan ibu, bayi dan balita,” kata Sumadi.

Karenanya, ia meminta agar Pemkab Berau bisa konsisten meningkatkan sarana dan prasarana Posyandu agar lebih optimal dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Dia menekankan, kader Posyandu adalah garda terdepan dalam memberikan layanan dan edukasi kesehatan di tiap kampung.

Baca juga  Rapat Paripurna DPRD Berau, APBD Berau Disepakati di Angka Rp3,42 Triliun

“Jadi tentunya mereka perlu dibekali dengan pengetahuan dan pelatihan agar mampu memberikan edukasi yang efektif dan profesional,” ujarnya.

Sumadi menilai Posyandu saat ini memiliki fungsi yang lebih luas, bukan hanya melayani pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi keluarga, terutama ibu-ibu muda, mengenai pentingnya gizi seimbang, perawatan anak dan pola hidup sehat.

Baca juga  DPRD Berau Soroti Kehadiran OPD dalam Paripurna LKPj Bupati, Liliansyah: Bukan Sekali Saja

Sumadi menekankan pentingnya dukungan lintas sektor, termasuk dari dunia usaha dan lembaga sosial, dalam memperkuat gerakan Posyandu. Kolaborasi ini dinilai penting agar upaya penanganan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan merata.

“Kita ingin semua pihak ikut terlibat. Dengan kolaborasi, Posyandu bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, tempat di mana keluarga mendapatkan pengetahuan, pelayanan, sekaligus semangat untuk hidup sehat,” tutupnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait