Jaga Aktivitas Ekonomi, Wabup Berau Dorong PLN Percepat Pemulihan Listrik

diterbitkan: Jumat, 30 Oktober 2026 08:07 WITA
Wakil Bupati Berau, Gamalis

NUSANTARA TERKINI – Robohnya tower jaringan listrik yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi atensi khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Dalam hal ini, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mendorong PLN mempercepat pemulihan pasokan listrik yang mengakibatkan terjadinya gangguan kelistrikan di sejumlah wilayah.

Percepatan perbaikan tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah tidak terus terganggu. Terlebih, listrik menjadi salah satu kebutuhan utama dalam menunjang kegiatan usaha, pelayanan publik, hingga aktivitas rumah tangga.

Baca juga  Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Berau Beri Perhatian pada Pengolahan Sampah di Destinasi Wisata

“Pihak PLN sudah menyampaikan komitmen untuk segera menangani persoalan listrik di Berau ini,” kata Wabup Gamalis.

Sejauh ini, upaya penanganan masih terus dilakuian, mulai dari pendistribusian material hingga pengerahan personel ke lokasi penanganan.

“Lebih dari 90 personel telah disiapkan untuk melakukan perbaikan tower yang roboh, semoga proses penanganan berjalan lancar dan segera tuntas,” tuturnya.

Baca juga  Musim Bangai Hidupkan Ekonomi Warga, Potensi Perikanan Muara Beloan Kian Menjanjikan

Terhadap proses penanganan, Wabup Gamalis meminta agar tidak sampai melewati target waktu penyelesaian yang sudah disampaikan PLN sebagai komitmen dalam pertemuan beberapa waktu lalu.

Tentunya, mitigasi dan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan yang bisa saja di lapangan perlu terus diperhatikan agar pekerjaan dapat berlangsung lebih efektif dan aman.

“Saya kira kondisi di lapangan memang menjadi perhatian bersama. Tapi sekali lagi saya sampaikan, percepatan penanganan tetap harus menjadi yang utama,” tegasnya.

Baca juga  Bupati Sri Bawa Usulkan Pengembangan Dermaga dan Kapal Wisata ke Pusat

Untuk diketahui, PLN menargetkan kondisi kelistrikan Berau kembali normal pada 1 atau 2 November 2026. Pemkab Berau berharap target itu dapat direalisasikan melalui penanganan yang cepat, terukur dan tetap memperhatikan keselamatan serta potensi kendala alam. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait