TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang mengikuti Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Kaltara dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti ke-80.
Kegiatan yang digelar kerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara ini berlangsung di Tanjung Selor pada Selasa (6/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal mengatakan kerukunan tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus diciptakan dan dirawat bersama melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.
“Dengan bergerak bersama, kita tidak hanya membangun tubuh yang sehat, tapi juga jiwa yang kuat serta persaudaraan yang semakin erat,” kata Gubernur Zainal.
Ia menuturkan berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 8 dan 9 tahun 2006, Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama merupakan tanggung jawab bersama antara umat beragama dan pemerintah.
“Oleh karena itu sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga dan memelihara kerukunan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Gubernur Zainal juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Berdasarkan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) tahun 2025 oleh Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia (UI), Kaltara berhasil menempati peringkat pertama secara nasional dengan nilai 87,23, serta skor toleransi mencapai 93.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni dan toleransi,” jelas Gubernur Zainal.
Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kaltara untuk dapat menjadikan momentum kegiatan ini sebagai pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan ke depannya.
“Mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan serta berperan aktif sebagai pelaku utama dalam menciptakan wilayah Kaltara yang damai dan tenteram,” pungkasnya. (**)







