Kembangkan Produksi Pertanian, Pemkab Berau Salurkan Bantuan Alsintan Modern ke Petani

diterbitkan: Rabu, 12 November 2025 12:04 WITA
Alsintan modern bantua dari Pemkab Berau ke petani.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memberikan atensi terhadap penguatan sektor pertanian sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah.

Salah satu langkah nyatanya dilakukan dengan terus menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) modern secara bertahap kepada para petani melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP).

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, penyaluran alsintan secara berkala ini sejalan dengan program daerah, yakni pengembangan kawasan sentra produksi pertanian yang terpadu, modern dan berkelanjutan.

Baca juga  Wabup Gamalis Dorong Produk UMKM Lokal Berau Rambah Pasar yang Lebih Luas

“Pemerintah hadir di sini untuk menjaga semangat petani dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok,” ujar Bupati Sri.

Tak hanya berhenti pada bantuan fisik alsintan, petani juga diberikan bekal kemampuan dan pengetahuan yang mumpuni untuk menghadapi perkembangan zaman melalui pendampingan teknis, pelatihan, serta sosialisasi penggunaan teknologi pertanian modern.

Orang nomor satu di Berau ini berharap petani di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau ini bisa lebih beradaptasi dengan perkembangan zaman, tidak lagi terpaku pada sistem bertani yang masih bersifat tradisional.

Baca juga  Pemkab Berau Pastikan Program Prioritas Tetap Jalan di Tengah Penurunan APBD 2026

“Kami ingin petani di Berau ini bisa naik ke level yang lebih maju dan naik kelas. Kita tidak kalah canggih untuk bisa bersaing dengan daerah-daerah lain,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DTPHP Berau, Junaidi menyatakan, penyaluran alsintan ini merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan hasil pertanian serta mendorong semangat para petani di Kabupaten Berau.

Baca juga  SIGAP Jadi Andalan Pemkab Berau Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Kampung

“Melalui sarana dan prasarana yang lebih canggih, kami ingin petani tidak hanya bisa bertani, tapi juga lihai dalam mengoperasikan alsintan yang lebih modern,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait